<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muhammadiyah &#8211; Halo Bojonegoro</title>
	<atom:link href="https://halobojonegoro.id/tag/muhammadiyah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://halobojonegoro.id</link>
	<description>Inspiratif dan Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Oct 2025 11:19:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://halobojonegoro.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Muhammadiyah &#8211; Halo Bojonegoro</title>
	<link>https://halobojonegoro.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Setyo Wahono: Gedung Ji’ronah RS Aisiyah, Simbol Kemajuan Layanan Kesehatan Islami di Bojonegoro</title>
		<link>https://halobojonegoro.id/bupati-setyo-wahono-gedung-jironah-rs-aisiyah-simbol-kemajuan-layanan-kesehatan-islami-di-bojonegoro/</link>
					<comments>https://halobojonegoro.id/bupati-setyo-wahono-gedung-jironah-rs-aisiyah-simbol-kemajuan-layanan-kesehatan-islami-di-bojonegoro/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[halobojonegoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 03:16:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bojonegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Rilis]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Bojonegoro Setyo Wahono]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[RS Aisiyah Bojonegoro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halobojonegoro.id/?p=2107</guid>

					<description><![CDATA[Halobojonegoro.id, BOJONEGORO &#8211; Peresmian Gedung Ji’ronah Rumah Sakit (RS) ‘Aisyiyah Bojonegoro menjadi <a class="read-more" href="https://halobojonegoro.id/bupati-setyo-wahono-gedung-jironah-rs-aisiyah-simbol-kemajuan-layanan-kesehatan-islami-di-bojonegoro/" title="Bupati Setyo Wahono: Gedung Ji’ronah RS Aisiyah, Simbol Kemajuan Layanan Kesehatan Islami di Bojonegoro" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Halobojonegoro.id, BOJONEGORO &#8211; Peresmian Gedung Ji’ronah Rumah Sakit (RS) ‘Aisyiyah Bojonegoro menjadi tonggak penting dalam perjalanan pelayanan kesehatan berbasis nilai Islam di Kabupaten Bojonegoro. Gedung delapan lantai yang megah ini diresmikan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si, disaksikan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, dan Deputi Kemenko PMK, Dr. Sukadiono, Sabtu (11/10/2025).</p>
<p data-start="1003" data-end="1385">Dalam sambutannya, Haedar Nashir menegaskan bahwa pembangunan RS ‘Aisyiyah tidak semata-mata berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan nilai spiritualitas dan kemanusiaan. “Setiap amal yang dibangun Muhammadiyah selalu berakar pada tauhid dan semangat Al-Ma’un. Dokter dan tenaga kesehatan harus memiliki hati yang ikhlas dalam menolong sesama,” ujarnya.</p>
<p data-start="1387" data-end="1686">Gedung Ji’ronah sendiri menjadi lambang filosofi perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW di tempat bernama Ji’ronah—sebagai simbol awal kesadaran dan pengabdian. Hal inilah yang ingin dihadirkan dalam pelayanan medis di RS ‘Aisyiyah: pengabdian yang tulus dan pelayanan paripurna bagi umat.</p>
<p data-start="1688" data-end="2169">Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran Muhammadiyah dan manajemen RS ‘Aisyiyah. Ia menilai keberadaan Gedung Ji’ronah membawa harapan baru bagi masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan berkualitas tanpa harus ke luar daerah. “Kami bangga, Bojonegoro kini memiliki rumah sakit berstandar modern dengan nilai-nilai islami. Ini bukti bahwa pembangunan tidak hanya fisik, tapi juga menyentuh aspek spiritual masyarakat,” ungkapnya.</p>
<p data-start="2171" data-end="2649">Direktur RS ‘Aisyiyah Bojonegoro, dr. Tomy Oeky Prasiska, menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru ini melengkapi pengembangan rumah sakit yang telah berlangsung sejak akhir 1990-an. Kini, RS ‘Aisyiyah berdiri di atas lahan seluas 1 hektare dengan berbagai fasilitas modern, ruang rawat representatif, hingga sistem pelayanan berbasis teknologi digital. “Kami ingin RS ini menjadi rumah bagi semua, tempat pelayanan yang ramah, profesional, dan bernilai ibadah,” ujarnya.</p>
<p data-start="2651" data-end="3028">Sementara itu, Dr. Sukadiono, Ketua PWM Jawa Timur sekaligus Deputi Kemenko PMK, menekankan bahwa pembangunan Gedung Ji’ronah menjadi bukti nyata sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah dalam mendukung program kesehatan nasional. Ia berharap RS ‘Aisyiyah dapat menjadi model rumah sakit Islami modern yang mampu melayani masyarakat luas tanpa diskriminasi.</p>
<p data-start="3030" data-end="3310">Dengan peresmian Gedung Ji’ronah, RS ‘Aisyiyah Bojonegoro meneguhkan diri sebagai simbol kemajuan pelayanan kesehatan Islami di Jawa Timur. Tidak hanya melayani secara profesional, tetapi juga menghidupkan semangat pengabdian dan nilai kemanusiaan yang diajarkan oleh Islam.(red)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halobojonegoro.id/bupati-setyo-wahono-gedung-jironah-rs-aisiyah-simbol-kemajuan-layanan-kesehatan-islami-di-bojonegoro/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah Perluas Arah Dakwah Melalui Strategi Ekonomi: Bank Syariah Matahari Jadi Instrumen Transformasi Keuangan Umat</title>
		<link>https://halobojonegoro.id/muhammadiyah-perluas-arah-dakwah-melalui-strategi-ekonomi-bank-syariah-matahari-jadi-instrumen-transformasi-keuangan-umat/</link>
					<comments>https://halobojonegoro.id/muhammadiyah-perluas-arah-dakwah-melalui-strategi-ekonomi-bank-syariah-matahari-jadi-instrumen-transformasi-keuangan-umat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[halobojonegoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2025 02:45:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Syariah Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi umat berbasis nilai-nilai Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halobojonegoro.id/?p=1688</guid>

					<description><![CDATA[halobojonegoro.id, Jakarta – Gerakan dakwah Muhammadiyah kini tak hanya berkutat pada pendidikan, <a class="read-more" href="https://halobojonegoro.id/muhammadiyah-perluas-arah-dakwah-melalui-strategi-ekonomi-bank-syariah-matahari-jadi-instrumen-transformasi-keuangan-umat/" title="Muhammadiyah Perluas Arah Dakwah Melalui Strategi Ekonomi: Bank Syariah Matahari Jadi Instrumen Transformasi Keuangan Umat" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>halobojonegoro.id, <strong data-start="319" data-end="330">Jakarta</strong> – Gerakan dakwah Muhammadiyah kini tak hanya berkutat pada pendidikan, kesehatan, dan sosial-keagamaan. Melalui peluncuran Bank Syariah Matahari yang resmi mengantongi izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 18 Juni 2025, organisasi Islam modernis ini menguatkan langkah strategis dalam membangun infrastruktur ekonomi umat berbasis nilai-nilai Islam.</p>
<p data-start="700" data-end="1104">Bank ini bukan sekadar lembaga keuangan, tetapi menjadi simbol perubahan arah dakwah Muhammadiyah yang kini mulai menitikberatkan pada transformasi ekonomi syariah nasional. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas, menyatakan bahwa bank ini akan menjadi motor penggerak kemandirian umat secara finansial, sekaligus memperluas peran dakwah ke sektor yang selama ini kurang tergarap: dunia keuangan.</p>
<p data-start="1106" data-end="1347"><em data-start="1106" data-end="1315">&#8220;Bank Syariah Matahari adalah manifestasi dari dakwah bil maal—dakwah melalui instrumen keuangan yang adil, transparan, dan sesuai syariat. Ini adalah penguatan dakwah struktural melalui pendekatan ekonomi,&#8221;</em> ujar Anwar dalam keterangannya.</p>
<p data-start="1349" data-end="1707">Lahir dari konversi BPR konvensional milik Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), bank ini kini hadir sebagai bagian dari ekosistem perbankan syariah Muhammadiyah yang terus berkembang. Hingga pertengahan 2025, Persyarikatan telah membina 10 BPRS di berbagai daerah, mencerminkan keseriusan dalam membangun sistem ekonomi Islam yang terintegrasi.</p>
<p data-start="1709" data-end="1997">Langkah Muhammadiyah ini dinilai strategis karena tak sekadar menciptakan bank, melainkan merintis model baru dakwah berbasis pemberdayaan ekonomi. Dalam konteks Indonesia, di mana inklusi keuangan syariah masih rendah, kehadiran Bank Syariah Matahari dapat menjadi katalisator perubahan.</p>
<p data-start="1999" data-end="2212"><em data-start="1999" data-end="2198">&#8220;Kita tidak hanya membangun masjid dan sekolah. Kini kita juga membangun sistem yang menjamin keberlangsungan ekonomi umat, agar mereka tidak hanya taat beragama, tapi juga berdaya secara ekonomi,&#8221;</em> tambah Anwar.</p>
<p data-start="2214" data-end="2624">Bank Syariah Matahari didorong menjadi bank pilihan utama bagi seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk lembaga pendidikan dan rumah sakit, dalam melakukan transaksi keuangan. Dengan pengelolaan yang berbasis etika syariah, Muhammadiyah berharap kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan Islam meningkat, sekaligus mendekatkan umat kepada prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p data-start="2626" data-end="2978">Dengan langkah ini, Muhammadiyah menunjukkan bahwa dakwah di abad ke-21 harus mampu menjawab tantangan struktural umat—termasuk akses terhadap sistem keuangan yang inklusif dan berbasis nilai-nilai keadilan. Bank Syariah Matahari menjadi langkah nyata bahwa dakwah tidak selalu di mimbar, tetapi juga bisa hidup di balik meja kasir dan sistem keuangan. <strong>(*/Cip-red)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halobojonegoro.id/muhammadiyah-perluas-arah-dakwah-melalui-strategi-ekonomi-bank-syariah-matahari-jadi-instrumen-transformasi-keuangan-umat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembinaan Asatidzah MBS Al Amin: Pendidikan Holistik dan Nilai Kemuhammadiyahan&#8221;</title>
		<link>https://halobojonegoro.id/pembinaan-asatidzah-mbs-al-amin-pendidikan-holistik-dan-nilai-kemuhammadiyahan/</link>
					<comments>https://halobojonegoro.id/pembinaan-asatidzah-mbs-al-amin-pendidikan-holistik-dan-nilai-kemuhammadiyahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[halobojonegoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 08:32:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[MBS Al Amin Religi Bojonegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halobojonegoro.id/?p=1389</guid>

					<description><![CDATA[Halobojonegoro.id, Bojonegoro &#8211; Pondok Pesantren MBS Al Amin Religi Bojonegoro kembali menggelar <a class="read-more" href="https://halobojonegoro.id/pembinaan-asatidzah-mbs-al-amin-pendidikan-holistik-dan-nilai-kemuhammadiyahan/" title="Pembinaan Asatidzah MBS Al Amin: Pendidikan Holistik dan Nilai Kemuhammadiyahan&#8221;" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Halobojonegoro.id, Bojonegoro &#8211; Pondok Pesantren MBS Al Amin Religi Bojonegoro kembali menggelar agenda rutin pembinaan bulanan untuk seluruh jajaran asatidzah (1/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Mudir PP MBS Al Amin Religi Bojonegoro, Dr. KH. Syamsul Huda, M.Pd.I., anggota BPP Ustadz Suwardi, M.Si., kepala dan wakil kepala SMP dan SMA MBS Al Amin Religi Bojonegoro, serta seluruh tenaga pendidik.</p>
<p>Acara diawali dengan kajian iftitah oleh Dr. KH. Syamsul Huda, M.Pd.I., yang mengangkat tema &#8220;5 Olah dalam Dunia Pendidikan&#8221; yakni olah hati (karakter), olah pikir (literasi), olah rasa (estetika), olah karsa (kemauan dan tekad), serta olah raga (fisik). Beliau menegaskan bahwa kelima olah tersebut merupakan fondasi dalam membentuk Al Insan Al Kamil atau manusia sempurna yang terpenuhi kebutuhan lahir dan batinnya.<br />
Dalam pemaparannya, KH. Syamsul Huda juga menekankan pentingnya keteladanan seorang pendidik. &#8220;Fungsi utama pendidik adalah sebagai Uswatun Hasanah, menjadi teladan dalam segala aspek kehidupan. Keteladanan ini lahir dari hati yang bersih, bukan sekadar dari pikiran atau perasaan,&#8221; tuturnya. Beliau juga mencontohkan pendekatan penuh rahmat dalam mendidik, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.</p>
<p>Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pembinaan oleh Ustadz Suwardi, M.Si. Dalam materinya, beliau menekankan pentingnya pemahaman Kemuhammadiyahan bagi seluruh guru dan karyawan di lingkungan amal usaha Muhammadiyah. &#8220;Setiap karyawan yang bekerja di persyarikatan Muhammadiyah secara otomatis menjadi anggota Muhammadiyah, dengan hak, kewajiban, dan tanggung jawab yang melekat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ustadz Suwardi juga mengingatkan pentingnya mengamalkan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM), yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah, untuk membentuk kepribadian Islami dalam kehidupan pribadi, keluarga, bermasyarakat, berorganisasi, berbangsa, dan bernegara.</p>
<p>Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran dan semangat fastabiqul khoirot (berlomba-lomba dalam kebaikan) di kalangan asatidzah PP MBS Al Amin Religi Bojonegoro. Dengan pemahaman mendalam tentang pendidikan holistik dan nilai-nilai Muhammadiyah, diharapkan terwujudnya generasi unggul yang berkarakter Islami. (*/Red)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halobojonegoro.id/pembinaan-asatidzah-mbs-al-amin-pendidikan-holistik-dan-nilai-kemuhammadiyahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lebaran Serentak, Momentum Persatuan Umat Islam di Indonesia</title>
		<link>https://halobojonegoro.id/lebaran-serentak-momentum-persatuan-umat-islam-di-indonesia/</link>
					<comments>https://halobojonegoro.id/lebaran-serentak-momentum-persatuan-umat-islam-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[halobojonegoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Mar 2025 05:08:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bojonegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kementrian Agama RI]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Penetapan 1 Syawal 1446]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://halobojonegoro.id/?p=1154</guid>

					<description><![CDATA[Halobojonegoro.id, , Bojonegoro – Penetapan 1 Syawal 1446 Hijriah pada Senin, 31 <a class="read-more" href="https://halobojonegoro.id/lebaran-serentak-momentum-persatuan-umat-islam-di-indonesia/" title="Lebaran Serentak, Momentum Persatuan Umat Islam di Indonesia" itemprop="url"></a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Halobojonegoro.id, , Bojonegoro – Penetapan 1 Syawal 1446 Hijriah pada Senin, 31 Maret 2025, menjadi momen bersejarah bagi umat Islam di Indonesia. Pasalnya, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada perbedaan penetapan Idul Fitri antara pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah.</p>
<p style="text-align: justify;">Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar usai sidang isbat di Jakarta, Sabtu (29/3/2025). Penetapan dilakukan berdasarkan metode hisab dan rukyat, di mana posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia tidak memenuhi kriteria visibilitas yang disepakati oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).</p>
<p style="text-align: justify;">“Dengan demikian, puasa disempurnakan menjadi 30 hari, dan Idul Fitri jatuh pada Senin, 31 Maret 2025,” ujar Nasaruddin dalam siaran pers.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama bertahun-tahun, perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah sering kali menyebabkan perbedaan tanggal Idul Fitri di Indonesia. Namun, tahun ini, NU yang menggunakan metode rukyat dan Muhammadiyah yang konsisten dengan hisab sepakat dengan hasil sidang isbat Kementerian Agama.</p>
<p style="text-align: justify;">Situasi ini menjadi simbol penting bagi persatuan umat Islam di Indonesia. Bagi masyarakat, keseragaman hari raya memberikan kenyamanan dalam menjalankan ibadah dan tradisi Lebaran tanpa ada kebingungan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Alhamdulillah, tahun ini bisa merayakan Idul Fitri bersama-sama. Jadi lebih kompak dan terasa kebersamaannya,” ujar H. Masykur, tokoh masyarakat di Bojonegoro.</p>
<p style="text-align: justify;">Keseragaman penetapan Lebaran juga berdampak positif pada berbagai aspek, termasuk arus mudik, perencanaan libur, dan persiapan ekonomi. Pedagang dan pelaku usaha kecil menengah (UKM) menyambut baik keputusan ini karena bisa memperkirakan lonjakan permintaan dengan lebih pasti.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan Lebaran yang dirayakan serentak, diharapkan umat Islam di Indonesia semakin mengedepankan toleransi, persatuan, dan semangat kebersamaan dalam merayakan hari kemenangan.(red)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://halobojonegoro.id/lebaran-serentak-momentum-persatuan-umat-islam-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
