Revitalisasi Alun-Alun Bojonegoro Dimulai, Pemkab Pastikan Pohon Rindang Tetap Dipertahankan

Proyek senilai Rp28 miliar tak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menjaga fungsi ruang terbuka hijau dan nilai historis kawasan pusat Bojonegoro.

banner 468x60

Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro resmi memulai revitalisasi Alun-Alun Bojonegoro sebagai bagian dari penataan kawasan pusat kota. Memasuki tahap konstruksi, pemerintah memastikan seluruh pepohonan rindang di kawasan alun-alun tetap dipertahankan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus paru-paru kota.

Pantauan di lokasi pada Jumat (24/7/2026), pagar pembatas sementara telah dipasang di sisi utara kawasan alun-alun. Pemasangan pagar tersebut menjadi penanda dimulainya pekerjaan revitalisasi sekaligus untuk menjamin keamanan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.

banner 336x280

Revitalisasi Alun-Alun Bojonegoro merupakan salah satu Proyek Strategis Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 dengan nilai investasi sekitar Rp28 miliar. Program tersebut mengacu pada Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 188/101/KEP/412.013/2026.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro, Satito Hadi, menegaskan bahwa proses penataan kawasan tidak akan mengorbankan fungsi ekologis yang selama ini menjadi salah satu daya tarik Alun-Alun Bojonegoro.

Pohonnya tetap dipertahankan,” tegas Satito.

Menurutnya, revitalisasi tidak hanya berorientasi pada pembaruan infrastruktur fisik, tetapi juga menjaga keberadaan ruang hijau yang berperan penting dalam menciptakan kenyamanan lingkungan serta kualitas udara di kawasan pusat kota.

Selain itu, penataan kawasan juga dirancang untuk mempertahankan nilai historis Alun-Alun Bojonegoro yang sejak lama menjadi bagian dari pusat aktivitas masyarakat. Kawasan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan Masjid Agung Darussalam dan Pasar Kota Bojonegoro, yang menjadi simpul kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat dari masa ke masa.

Melalui revitalisasi ini, Pemkab Bojonegoro menargetkan Alun-Alun Bojonegoro berkembang menjadi ruang publik yang lebih modern, tertata, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. Konsep penataan juga diarahkan agar kawasan tersebut ramah anak, mendukung aktivitas sosial, serta tetap mempertahankan karakter dan identitas sejarah Kota Bojonegoro.

Dengan perpaduan antara pembangunan infrastruktur, pelestarian ruang terbuka hijau, dan penguatan nilai sejarah, revitalisasi Alun-Alun Bojonegoro diharapkan mampu menghadirkan wajah baru pusat kota yang tidak hanya menarik sebagai destinasi wisata, tetapi juga menjadi ruang bersama yang semakin representatif bagi masyarakat.(red)

banner 336x280

Komentar