Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro terus mempercepat pembangunan infrastruktur di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Salah satu sasaran fisik yang kini dikebut adalah pembangunan jalan cor beton sepanjang 550 meter dengan lebar 3 meter di Dusun Kedungpandan.
Pengerjaan jalan tersebut dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat. Semangat kebersamaan tampak mewarnai proses pengecoran, mulai dari meratakan adukan beton hingga memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga.
Dengan mengusung semangat “Mengaduk Peluh, Jadi Harapan”, para prajurit Satgas TMMD bekerja tanpa mengenal waktu demi mempercepat penyelesaian akses jalan yang selama ini dinantikan masyarakat.
Komandan SST-1 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Ady Yuniarto, mengatakan percepatan pekerjaan menjadi komitmen seluruh personel, namun tetap mengedepankan mutu hasil pembangunan.
“Kami tidak ingin warga menunggu lebih lama. Kecepatan pengerjaan tetap menjadi prioritas kami, namun tanpa sedikit pun mengabaikan kualitas bangunan,” tegasnya, Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, pembangunan jalan cor beton tersebut bukan sekadar menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses transportasi yang lebih baik.
Jalan yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, diharapkan segera berubah menjadi jalur yang aman dan nyaman sehingga mampu memperlancar aktivitas masyarakat sehari-hari.
Salah seorang warga Dusun Kedungpandan, Supriyono, mengaku keberadaan jalan cor beton akan membawa banyak manfaat bagi warga. Selain memudahkan mobilitas, akses tersebut juga akan mempercepat distribusi hasil pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat.
“Kalau jalannya sudah dicor, nanti bawa hasil panen jagung atau bepergian ke kota tidak perlu khawatir tergelincir lagi saat musim hujan,” ujarnya.
Tak hanya berdampak pada sektor ekonomi, jalan tersebut juga diharapkan mempermudah akses anak-anak menuju sekolah serta mempercepat layanan kesehatan bagi masyarakat di desa.
Program TMMD ke-129 yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” dijadwalkan berlangsung hingga 13 Agustus 2026. Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan terpadu lintas sektoral tersebut juga menjadi wadah memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Melalui kolaborasi tersebut, pembangunan jalan di Dusun Kedungpandan diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan tersedianya akses transportasi yang lebih layak, aman, dan berkelanjutan.(red)














Komentar