Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa ber-NIK Bojonegoro untuk memperoleh bantuan pendidikan melalui program beasiswa daerah. Memasuki tahap kedua pendaftaran, Universitas Bojonegoro (Unigoro) menyatakan siap memberikan pendampingan kepada mahasiswa yang akan mengajukan beasiswa tersebut.
Program beasiswa yang disediakan Pemkab Bojonegoro terdiri atas tiga skema, yakni Beasiswa Pondok Pesantren, Beasiswa Keluarga Miskin, dan Beasiswa Tugas Akhir.
Kepala Biro Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unigoro, Erwanto, M.Si., mengatakan kampusnya akan membantu mahasiswa dalam memenuhi berbagai persyaratan administrasi, termasuk penerbitan surat keterangan bahwa mahasiswa tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga lain.
“Untuk skema Beasiswa Pondok Pesantren dan Beasiswa Keluarga Miskin hanya terbuka untuk prodi yang terakreditasi minimal B atau Baik Sekali. Di Unigoro ada prodi Agribisnis, Hukum, Administrasi Publik, dan Ekonomi Pembangunan. Sedangkan skema untuk Beasiswa Tugas Akhir terbuka bagi semua prodi,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).
Menurut Erwanto, mahasiswa yang ingin mengajukan beasiswa harus berstatus aktif atau on going serta tidak sedang menerima bantuan pendidikan dari sumber lain. Ketentuan tersebut menjadi salah satu syarat utama dalam proses seleksi program beasiswa Pemkab Bojonegoro.
Ia berharap layanan pendampingan yang diberikan kampus dapat membantu mahasiswa memahami seluruh prosedur pengajuan sehingga proses administrasi berjalan lebih mudah dan tepat waktu.
Program beasiswa tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi sekaligus meringankan beban biaya kuliah bagi masyarakat.
Berdasarkan informasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, pengajuan usulan beasiswa dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama telah berlangsung pada 9 Maret hingga 10 April 2026, sedangkan tahap kedua dibuka mulai 1 hingga 31 Agustus 2026.
Dengan dibukanya tahap kedua, mahasiswa yang memenuhi persyaratan diimbau segera menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan agar dapat mengikuti proses seleksi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Melalui program ini, Pemkab Bojonegoro berharap semakin banyak putra-putri daerah yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai modal pembangunan daerah di masa mendatang.(red)














Komentar