Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Turnamen Bola Voli Bhayangkara Cup 2026 U-19 Antar PBV se-Kabupaten Bojonegoro bukan hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi panggung penting untuk menemukan atlet-atlet muda potensial yang diproyeksikan membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.
Kejuaraan yang digelar di GOR Bojonegoro, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Senin (8/6/2026), diikuti oleh 29 klub bola voli kategori usia 19 tahun dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Kompetisi tersebut menjadi salah satu agenda strategis dalam pembinaan olahraga prestasi, khususnya cabang bola voli.
Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBVSI Kabupaten Bojonegoro menegaskan bahwa kejuaraan ini dirancang sebagai wadah untuk mengukur hasil pembinaan atlet muda yang selama ini dilakukan oleh klub-klub bola voli di Bojonegoro.
Menurutnya, regenerasi atlet menjadi kunci utama dalam menjaga prestasi olahraga daerah. Karena itu, kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan perlu terus digelar agar para atlet muda memiliki ruang untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Kejuaraan ini bukan sekadar mengejar gelar juara, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan atlet usia muda. Kami berharap lahir pemain-pemain berbakat yang mampu membawa nama Bojonegoro berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Afrian saat membuka turnamen.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga di tingkat akar rumput, PBVSI Kabupaten Bojonegoro juga menyerahkan bantuan bola voli kepada seluruh klub peserta. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas latihan sekaligus memperkuat proses pembinaan atlet di masing-masing klub.
Pemberian sarana olahraga tersebut mendapat sambutan positif dari para pengurus dan manajer klub. Selain menjadi simbol dimulainya kompetisi, bantuan itu dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap keberlangsungan pembinaan atlet muda di Bojonegoro.
Sementara itu, Ketua Harian PBVSI Bojonegoro sekaligus Ketua Panitia Kejurkab Bhayangkara Cup 2026, AKP Cipto Dwi Leksono, menjelaskan bahwa turnamen tahun ini memiliki nilai strategis karena para juara akan memperoleh kesempatan mewakili Bojonegoro pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli U-19.
Kesempatan tersebut menjadikan Bhayangkara Cup sebagai jalur pembuktian bagi para atlet muda untuk menembus level kompetisi yang lebih tinggi. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu menampilkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan.
Melalui ajang ini, Bojonegoro tidak hanya membangun tradisi kompetisi yang sehat, tetapi juga memperkuat fondasi pembinaan atlet usia muda. Dari lapangan-lapangan klub inilah diharapkan lahir generasi pemain bola voli yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang bergengsi pada masa mendatang.(red)




















Komentar