Bojonegoro Gelar Diklat Security Gada Pratama 2025, Peluang Baru Bagi Pencari Kerja

banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Diklat Security Gada Pratama Tahun 2025 resmi dibuka sebagai program pelatihan gratis yang ditujukan bagi masyarakat Bojonegoro yang belum bekerja atau sedang menempuh pendidikan.

Program ini hadir sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kompetensi dan membuka lapangan kerja di sektor keamanan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

banner 336x280

Kepala Disperinaker Bojonegoro, Welly Fitrama, menjelaskan bahwa program pelatihan ini merupakan salah satu inisiatif pemerintah daerah dalam menciptakan tenaga kerja yang siap pakai dan kompetitif.

“Program ini diharapkan dapat memberikan keterampilan baru yang membuka peluang kerja lebih luas, sekaligus mendukung sektor keamanan di wilayah kita,” ujarnya.

Calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain:
• Memiliki KTP Bojonegoro asli.
• Terbuka untuk laki-laki dengan tinggi minimal 165 cm dan perempuan 157 cm.
• Minimal lulusan SMA/SMK sederajat.
• Tidak sedang bekerja atau menempuh pendidikan.
• Bersedia mengikuti pelatihan hingga selesai dan belum pernah mengikuti pelatihan serupa dalam 3 tahun terakhir.
• Berbadan sehat dengan surat keterangan sehat dari Puskesmas Pemerintah.

Dia menegaskan bahwa ketatnya persyaratan ini bertujuan untuk memastikan kualitas peserta pelatihan.

Selain itu, peserta yang lulus akan mendapatkan berbagai fasilitas, seperti seragam PDL 2 set lengkap dengan sepatu, perlengkapan operasional (tali kur, pluit, tongkat, borgol, dan perlengkapan lainnya), uang saku, asuransi BPJS Ketenagakerjaan, konsumsi tiga kali sehari, serta sertifikat dan PiN Gada Pratama.

Pendaftaran dibuka mulai 27 Maret hingga 7 April 2025. Pengumuman hasil administrasi dan jadwal seleksi tulis serta tes fisik akan dilakukan pada 9 April 2025. Calon peserta dapat mendaftar secara online melalui tautan berikut: https://bit.ly/GadaPratamaBojonegoro2025

Program Diklat Security Gada Pratama 2025 ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan berbagai stakeholder dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja.

Kepala Disperinaker Bojonegoro, Welly Fitrama, mengungkapkan optimisme atas program ini.

“Kami berharap, melalui pelatihan ini, masyarakat Bojonegoro dapat mengasah keterampilan yang pada akhirnya meningkatkan daya saing di pasar kerja,” tandasnya.

Terpisah, salah satu warga Bojonegoro, Khoirul Umam mengatakan, dengan pelaksanaan program ini, Bojonegoro semakin mengukuhkan komitmen dalam menyediakan peluang kerjaberkualitas.

Juga, menciptakan sinergi pembangunan yang inovatif dan berkelanjutan,”pungkasnya. (Red)

banner 336x280

Komentar