Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Upaya peningkatan ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat terus diperkuat di Kabupaten Bojonegoro. Dapur Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) milik Yayasan Gunung Arta Abadi yang berlokasi di Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, resmi dioperasikan pada Sabtu (31/1/2026). Keberadaan dapur ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Peresmian dapur SPPG tersebut dihadiri Kepala Desa Pungpungan, Kapolsek Kalitidu, Danramil Kalitidu, jajaran Forkopimcam, serta tokoh masyarakat setempat. Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan peninjauan langsung fasilitas dapur, mulai dari area pengolahan hingga sistem distribusi makanan.
Program dapur SPPG ini dirancang untuk melayani kebutuhan pangan bergizi bagi siswa-siswi, balita, ibu hamil, serta lansia. Dalam pelaksanaannya, dapur SPPG Desa Pungpungan menargetkan mampu melayani hingga 2.500 porsi makanan bergizi. Pada tahap awal operasional, layanan difokuskan pada 1.500 porsi per hari.
Kepala Desa Pungpungan, Slamet Hari Hadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendirian dapur SPPG merupakan wujud komitmen pemerintah desa dalam mendukung program peningkatan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat. Ia menyebut, program ini sejalan dengan upaya pencegahan stunting dan penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.
“Dapur SPPG ini kami hadirkan sebagai ikhtiar bersama agar warga Desa Pungpungan mendapatkan akses pangan yang sehat dan bergizi. Harapannya, keberadaan dapur ini dapat membantu menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” ujar Slamet Hari Hadi.
Ia juga menambahkan, pengelolaan dapur SPPG akan melibatkan unsur masyarakat desa, mulai dari tenaga pengelola hingga distribusi, agar program berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program pelayanan gizi di tingkat lokal.
Sementara itu, Kapolsek Kalitidu AKP Saefudinuri menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Pungpungan yang dinilai selaras dengan upaya menjaga stabilitas sosial. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan rasa aman dan ketertiban di wilayah.
“Kami dari Polsek Kalitidu mendukung penuh program dapur SPPG ini. Ketahanan pangan dan kecukupan gizi masyarakat adalah bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Jika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, stabilitas sosial akan terjaga,” ungkap AKP Saefudinuri.
Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga, mengawasi, dan mendukung keberlangsungan dapur SPPG agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
Dukungan serupa disampaikan Komandan Rayon Militer (Danramil) Kalitidu. Ia menyebut bahwa dapur SPPG Desa Pungpungan merupakan dapur ke-enam yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kalitidu. Keberadaan dapur-dapur SPPG tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat.
“Ini adalah dapur SPPG ke-enam di wilayah Kalitidu. Kami berharap dengan bertambahnya dapur SPPG, pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi penerima manfaat, bisa semakin meningkat dan merata,” pungkasnya.
Dengan diresmikannya dapur SPPG Desa Pungpungan, Pemerintah Desa bersama unsur Forkopimcam optimistis program pelayanan pangan bergizi ini akan memberikan dampak positif nyata, tidak hanya dalam peningkatan kesehatan masyarakat, tetapi juga dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang lebih sehat dan berkualitas di Kabupaten Bojonegoro. (Mu)




















Komentar