Haul Sunan Bonang: Bupati Tuban Soroti Moderasi Beragama dan Bahaya Hoaks di Era Digital

banner 468x60

Halobojonegoro.id, Tuban, – Ribuan peziarah membanjiri kompleks makam Sunan Bonang dalam peringatan Haul ke-516 Syeikh Maulana Makhdum Ibrahim pada Kamis (10/07/2025). Dalam suasana penuh kekhusyukan, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE., didampingi Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda, turut membaur dalam Tahlil Akbar untuk mengenang jasa salah satu Wali Songo yang dikenal akan pendekatan dakwahnya yang damai.

Acara tahlil yang juga dihadiri para habaib, Wakapolres Tuban, Staf Ahli Bupati, serta Kabag Tapem dan Kesra ini menjadi wadah ribuan jamaah untuk bersatu dalam lantunan zikir dan doa. Bupati Tuban, yang akrab disapa Mas Lindra, menyoroti pentingnya meneladani nilai-nilai dakwah Sunan Bonang yang mampu menyebarkan ajaran Islam secara damai melalui pendekatan budaya.

banner 336x280

“Sampai hari ini, begitu banyak orang yang mengunjungi dan ziarah ke makam Sunan Bonang. Ini bukti bahwa nilai dakwah beliau tetap hidup dan relevan,” ujar Mas Lindra.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Lindra tidak hanya mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat toleransi dan penghormatan terhadap budaya lokal, tetapi juga secara tegas mewanti-wanti agar masyarakat tidak mudah terpecah belah oleh perbedaan pendapat yang tidak produktif.

Lebih lanjut, Bupati dua periode ini secara khusus menyoroti maraknya penggunaan media sosial dan menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam bermedia sosial. “Media sosial bisa sangat berbahaya bila digunakan untuk menyebarkan fitnah dan hoaks,” tegasnya, mengingatkan akan dampak negatif informasi palsu di era digital ini.

Mas Lindra juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras memastikan kelancaran dan ketertiban seluruh rangkaian kegiatan haul, termasuk menjaga kebersihan kompleks makam.

Peringatan Haul Sunan Bonang kali ini tidak hanya menjadi momentum spiritual semata, namun juga menjadi pengingat kuat akan pentingnya menjaga warisan nilai dan budaya Islam yang damai serta moderasi beragama di tengah tantangan masyarakat modern dan derasnya arus informasi digital.(red)

banner 336x280

Komentar