Jelang Malam Satu Suro, Polres Bojonegoro Kerahkan Patroli Skala Besar di Sejumlah Titik Rawan

Ratusan personel disiagakan untuk menjaga kondusivitas wilayah menjelang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Polisi mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas mulai dari balap liar hingga kriminalitas jalanan

banner 468x60

Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan tradisi malam Satu Suro, Polres Bojonegoro meningkatkan pengamanan melalui patroli skala besar yang digelar pada Sabtu malam (13/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas warga yang biasanya mewarnai pergantian tahun dalam kalender Hijriah maupun tradisi budaya masyarakat Jawa.

banner 336x280

Sejumlah kendaraan dinas kepolisian dengan lampu rotator biru terlihat bergerak menyisir berbagai ruas jalan utama, kawasan pusat kota, hingga sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan gangguan keamanan.

Patroli melibatkan personel gabungan yang diterjunkan untuk melakukan pemantauan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan aktivitas malam, baik kegiatan keagamaan maupun tradisi yang berkembang di tengah masyarakat.

Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Setya Permadi mengatakan patroli skala besar merupakan bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang kerap muncul pada momentum tertentu.

Menurutnya, malam pergantian Tahun Baru Islam dan malam Satu Suro memiliki karakteristik tersendiri karena biasanya terjadi peningkatan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah.

“Patroli ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas, ibadah, maupun tradisi dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Selain memantau jalannya kegiatan masyarakat, petugas juga melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Beberapa di antaranya seperti aksi balap liar, konvoi kendaraan yang berlebihan, gesekan antar kelompok, hingga tindak kriminalitas jalanan yang berpotensi muncul saat aktivitas masyarakat meningkat pada malam hari.

Kehadiran aparat kepolisian secara intensif di lapangan diharapkan mampu memberikan efek pencegahan terhadap berbagai bentuk pelanggaran maupun tindakan yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

Menurut Kapolres, pendekatan preventif menjadi salah satu strategi utama yang terus dikedepankan guna menjaga situasi tetap kondusif tanpa harus menunggu terjadinya gangguan keamanan terlebih dahulu.

Di sisi lain, patroli juga menjadi sarana bagi kepolisian untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan lancar dan tertib.

Momentum malam Satu Suro selama ini memang memiliki makna khusus bagi sebagian masyarakat Jawa. Selain diisi kegiatan keagamaan di masjid dan musala, sejumlah komunitas maupun kelompok masyarakat juga kerap menggelar tirakatan, doa bersama, hingga kegiatan budaya yang berlangsung hingga larut malam.

Karena itu, Polres Bojonegoro menilai pengamanan perlu dilakukan secara maksimal agar seluruh aktivitas dapat berlangsung tanpa menimbulkan gangguan bagi masyarakat lainnya.

AKBP Afrian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan damai tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh warga.

Ia berharap masyarakat dapat mengedepankan sikap saling menghormati, menjaga ketertiban, serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun keresahan sosial.

“Kondusivitas daerah merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan saling menghormati agar suasana malam Satu Suro berlangsung aman, damai, dan penuh kebersamaan,” katanya.

Melalui patroli skala besar tersebut, Polres Bojonegoro berharap masyarakat dapat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan penuh khidmat sekaligus menjaga tradisi budaya yang berkembang di tengah masyarakat dalam suasana yang aman dan tertib.(red)

banner 336x280

Komentar