Halobojonegoro.id, BOJONEGORO — Menyongsong Ramadan 1447 Hijriah, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi melakukan safari silaturahmi ke sejumlah tokoh agama di Kabupaten Bojonegoro. Langkah ini ditempuh sebagai upaya mempererat kolaborasi antara kepolisian dan elemen keagamaan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Dalam agenda tersebut, Kapolres mengunjungi Ketua PCNU Bojonegoro dr. H. Kholid Ubed di kediamannya di Jalan Lisman. Selanjutnya, rombongan bertandang ke Kantor At-Taqwa di Jalan Teuku Umar untuk bersilaturahmi dengan Ketua PD Muhammadiyah Bojonegoro Drs. H. Suwito.
Kunjungan itu turut didampingi sejumlah pejabat utama Polres Bojonegoro, di antaranya Kasat Lantas AKP Satria Dwi Aryanto, Kasat Reskrim AKP Cipto Dwi Leksana, dan Kasat Binmas AKP Fatkur Rahman. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menjadi sinyal kuat komitmen institusi dalam membangun komunikasi aktif dengan tokoh masyarakat.
AKBP Afrian Satya Permadi menyampaikan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bagian dari strategi preventif menciptakan suasana kondusif selama Ramadan. Menurutnya, peran ulama dan kepolisian saling melengkapi dalam menjaga ketertiban serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Sinergi ini penting agar pelaksanaan ibadah di bulan suci berjalan lancar dan masyarakat merasa nyaman. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menjaga stabilitas sosial,” ujarnya, Kamis (19/02).
Selain membahas aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya memperkuat nilai moral dan ukhuwah di tengah keberagaman warga. Kapolres menilai pendekatan persuasif berbasis nilai keagamaan dapat menjadi fondasi dalam merawat kerukunan sosial.
Para tokoh agama menyambut positif langkah tersebut dan menyatakan kesiapan untuk bersinergi bersama Polri. Mereka berkomitmen turut mengedukasi masyarakat agar menjaga ketertiban, menghormati sesama, dan menghidupkan suasana Ramadan yang damai di Bojonegoro.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan terbangun komunikasi berkelanjutan antara aparat keamanan dan pemuka agama demi terciptanya situasi yang aman, harmonis, dan penuh kebersamaan sepanjang bulan suci dan seterusnya(*red)




















Komentar