Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Suasana Ramadan 1447 Hijriah membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Desa Lengkong, Kecamatan Balen, di Kabupaten Bojonegoro. Selain menjalani ibadah puasa, warga juga merasakan optimisme baru setelah pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) setempat resmi rampung dengan progres mencapai 100 persen.
Momentum selesainya pembangunan tersebut ditandai dengan kegiatan bazar murah yang digelar oleh jajaran Kodim 0813 Bojonegoro melalui Koramil Balen. Kegiatan pasar rakyat itu dipusatkan di halaman gedung KDKMP Desa Lengkong dan langsung menarik perhatian warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Sejak pagi, area bazar dipadati masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga selama bulan puasa. Antusiasme warga menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan selesainya pembangunan fasilitas desa, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi ekonomi rumah tangga.
Danramil Balen, M. Ridhon, menjelaskan bahwa penyelenggaraan bazar murah merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya. Ia menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya dimaknai sebagai bangunan fisik, melainkan sebagai pusat aktivitas ekonomi yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
Menurutnya, koperasi desa memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian lokal, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah di desa. Dengan fasilitas yang telah tersedia, KDKMP diharapkan menjadi tempat distribusi produk lokal, pusat perdagangan skala desa, sekaligus ruang pengembangan usaha masyarakat.
Selain memberikan akses terhadap bahan pokok murah, bazar juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara aparat teritorial dan masyarakat. Kehadiran TNI di tengah kegiatan ekonomi desa dipandang sebagai wujud nyata dukungan terhadap pembangunan berbasis kerakyatan.
Warga yang datang ke bazar mengaku terbantu dengan harga komoditas yang lebih ringan dibandingkan harga pasar. Di tengah kebutuhan rumah tangga yang meningkat selama Ramadan, kegiatan semacam ini dinilai sangat membantu menjaga stabilitas pengeluaran keluarga.
Selesainya pembangunan KDKMP Desa Lengkong juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi desa. Fasilitas koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan usaha bersama, termasuk pemasaran produk UMKM, distribusi bahan pokok, hingga pengembangan layanan ekonomi berbasis komunitas.
Dengan infrastruktur yang kini siap digunakan sepenuhnya, pemerintah desa dan masyarakat berharap KDKMP mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Ke depan, keberadaan koperasi ini diharapkan memperkuat kemandirian ekonomi warga sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha kecil di tingkat desa. (*red)




















Komentar