Kebocoran Selang LPG Picu Kebakaran Rumah di Mojokampung Bojonegoro, Kerugian Capai Rp70 Juta

Respons cepat Damkarmat berhasil mengendalikan api sebelum merembet ke rumah sekitar, menyelamatkan aset bernilai ratusan juta rupiah dan mencegah korban jiwa.

Bojonegoro, Peristiwa1388 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Sebuah rumah milik warga di Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, mengalami kebakaran pada Selasa (28/7/2026) siang. Berkat respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke bangunan di sekitarnya.

Rumah milik Afifah (47) tersebut berukuran sekitar 12 x 5 meter. Kebakaran menghanguskan sekitar 30 persen bagian dapur dan diperkirakan terjadi pada pukul 12.25 WIB.

banner 336x280

Laporan kejadian diterima Pos Kota Dinas Damkarmat Bojonegoro pada pukul 12.45 WIB. Hanya dua menit setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam, yakni Fire Falcon dan Fire Dome, serta satu unit mobil tangki suplai air milik BPBD Bojonegoro.

Sebanyak sembilan personel diterjunkan dalam operasi tersebut dan tiba di lokasi pada pukul 12.52 WIB. Setelah melakukan upaya pemadaman selama kurang lebih satu jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 13.41 WIB.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus, mengatakan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kebakaran diduga dipicu kebocoran pada selang regulator tabung LPG.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kebocoran selang regulator elpiji yang kemudian memicu api. Berkat penanganan cepat petugas, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke rumah-rumah di sekitarnya,” ujarnya.

Akibat peristiwa tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp70 juta. Kerusakan meliputi sebagian bangunan dapur beserta sejumlah perabot rumah tangga seperti lemari, mesin cuci, dan kulkas.

Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset milik korban yang diperkirakan bernilai sekitar Rp150 juta. Selain itu, upaya pemadaman yang cepat juga mencegah kobaran api merembet ke rumah milik Zainul yang berada di sisi selatan lokasi dengan nilai bangunan dan aset diperkirakan mencapai Rp250 juta.

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kecepatan pelaporan dari masyarakat dan respons petugas menjadi faktor penting dalam meminimalisir dampak kebakaran,” tambah Ahmad Agus.

Selain memadamkan api, petugas Damkarmat juga memberikan edukasi kepada pemilik rumah mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran, penanganan awal ketika terjadi kebakaran, serta pentingnya memastikan instalasi gas LPG tetap aman.

Proses penanganan kebakaran turut melibatkan personel Polsek Bojonegoro Kota, Babinsa, BPBD Bojonegoro, Linmas, serta warga sekitar yang membantu proses evakuasi dan pengamanan lokasi.

Damkarmat Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi selang, regulator, dan tabung LPG guna menghindari kebocoran yang dapat memicu kebakaran.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan instalasi LPG dalam kondisi baik, menggunakan regulator dan selang yang sesuai standar, serta segera mengganti apabila ditemukan kerusakan. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pungkas Ahmad Agus.(Mu)

banner 336x280

Komentar