Kecelakaan di Jalur Bojonegoro–Babat: Motor Tabrak Truk Box Parkir Saat Hujan Deras, Dua Orang Terluka

Insiden di Desa Gajah, Baureno, terjadi saat jarak pandang terbatas; korban dilarikan ke RS Muhammadiyah Babat untuk perawatan

Bojonegoro, Peristiwa689 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur utama penghubung antarwilayah di Kabupaten Bojonegoro. Insiden yang melibatkan sepeda motor dan truk box terjadi di Jalan Raya jurusan Bojonegoro–Babat, tepatnya di wilayah Desa Gajah, Kecamatan Baureno, pada Kamis (12/02/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Peristiwa ini dipicu kombinasi faktor kendaraan berhenti di badan jalan dan cuaca hujan lebat yang menurunkan jarak pandang pengendara.

Petugas Unit Penegakan Hukum dari Polres Bojonegoro menyebut kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Fiz bernomor polisi S 4527 KM melaju dari arah barat menuju timur. Kendaraan roda dua tersebut dikendarai seorang pria berusia 27 tahun, berboncengan dengan penumpang berusia 25 tahun.

banner 336x280

Saat mendekati lokasi kejadian, di sisi jalur terdapat sebuah truk box bernomor polisi B 9917 SJ yang sedang berhenti di badan jalan karena mengalami gangguan teknis. Posisi kendaraan yang tidak sepenuhnya berada di bahu jalan membuat sebagian badan truk masih masuk ke lajur lalu lintas.

Menurut keterangan petugas, pada saat bersamaan hujan turun cukup deras sehingga visibilitas pengendara berkurang. Kondisi tersebut membuat pengendara sepeda motor tidak menyadari keberadaan truk yang terparkir hingga jarak sudah terlalu dekat. Tabrakan pun tidak dapat dihindari dan motor menghantam bagian belakang truk.

Benturan keras menyebabkan pengendara motor mengalami luka berat, sementara penumpangnya menderita luka ringan pada bagian tangan. Warga dan pengguna jalan yang melintas segera memberikan pertolongan awal sebelum kedua korban dievakuasi ke RS Muhammadiyah Babat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Selain korban luka, kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar ratusan ribu rupiah. Petugas lalu lintas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengatur arus kendaraan, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Aparat mengingatkan para pengemudi, khususnya kendaraan besar, agar tidak berhenti di badan jalan tanpa rambu peringatan darurat yang memadai. Di sisi lain, pengendara motor dan mobil juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat hujan turun, menyalakan lampu utama, serta mengurangi kecepatan untuk mengantisipasi objek statis di jalur lalu lintas.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa faktor cuaca, kondisi kendaraan, dan kepatuhan pada prosedur berhenti darurat sangat menentukan keselamatan di jalan raya, terutama di jalur padat penghubung antar kota dan kabupaten.(Mu)

banner 336x280

Komentar