Kondisi Jalan Nasional Bojonegoro–Ngawi Perlu Perhatian Serius

DPRD Bojonegoro mendorong penanganan jalan rusak agar tidak terus berdampak pada masyarakat

banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Kondisi jalan nasional penghubung Bojonegoro–Ngawi, Jawa Timur, kian memprihatinkan. Kerusakan berupa lubang dan retakan memanjang di sejumlah titik jalan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan para pengguna jalan. Situasi ini memicu keprihatinan masyarakat yang kerap melintas di jalur nasional tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menyebut kerusakan jalan tersebut telah terjadi sejak lama dan terus berulang meski upaya penambalan sudah beberapa kali dilakukan. Namun, menurutnya, penanganan yang hanya bersifat tambal sulam terbukti tidak bertahan lama, terlebih saat musim hujan.

banner 336x280

“Ada ratusan lubang jalan, mulai dari yang kecil hingga lebar, bahkan ada yang cukup dalam. Kondisi ini sangat rawan kecelakaan bagi pengguna jalan apabila tidak segera ditangani,” ujar Bambang kepada awak media, Senin (19/1/2025).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro tersebut menegaskan, perbaikan jalan nasional seharusnya tidak lagi dilakukan secara sementara. Ia meminta pemerintah dan instansi terkait melakukan penanganan yang lebih serius dan menyeluruh agar kerusakan tidak terus terulang dalam waktu singkat.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga untuk meneruskan koordinasi dengan pihak terkait agar dilakukan perbaikan jalan yang benar-benar tuntas. Jika dibiarkan, dampaknya justru makin besar bagi pengguna jalan,” tegasnya.

Dampak kerusakan jalan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat. Banyak pengguna jalan mengaku harus ekstra waspada, terutama saat hujan, karena lubang jalan kerap tertutup genangan air dan sulit terlihat. Kondisi ini dinilai sangat berisiko memicu kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.

Bambang juga berharap, meskipun berstatus jalan nasional, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tetap dapat turut membantu melakukan penanganan darurat apabila memungkinkan. Menurutnya, mayoritas pengguna jalan tersebut merupakan warga Bojonegoro yang setiap hari bergantung pada akses tersebut.

Kerusakan parah jalan nasional ini dilaporkan terjadi di beberapa titik, salah satunya di wilayah Kalitidu, dengan kondisi jalan pecah dan kerusakan memanjang yang telah menyebabkan kecelakaan serta kerusakan pada kendaraan pengguna jalan.(red)

banner 336x280

Komentar