Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Kebakaran yang melanda rumah dan kandang milik warga Dusun Gumeno, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sumberrejo, Selasa (9/6/2026) sore, menjadi peringatan serius akan bahaya korsleting listrik di lingkungan rumah tangga. Dalam kejadian tersebut, sebuah rumah beserta isinya ludes terbakar dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta.
Rumah yang terbakar diketahui milik Gunawan (50), seorang petani setempat. Berdasarkan hasil penanganan awal petugas, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik pada mesin pompa air yang berada di sekitar kandang.
Percikan api yang muncul kemudian menyambar tumpukan jerami kering di dalam kandang. Material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan rumah yang berada di dekat lokasi.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus Salim, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima petugas pada pukul 15.27 WIB. Tim pemadam dari Pos Sumberrejo segera bergerak menuju lokasi dan mendapat dukungan armada dari Pos Baureno serta Pos Kedungadem.
“Petugas berangkat pukul 15.28 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 15.42 WIB. Untuk penanganan kebakaran diterjunkan tiga unit armada dengan 11 personel,” jelasnya.
Menurut Agus, sumber api diduga berasal dari gangguan instalasi listrik pada mesin pompa air yang kemudian memicu kebakaran di area kandang.
“Kebakaran disebabkan konsleting listrik pada mesin pompa air yang menimbulkan penyalaan api kemudian merembet ke tumpukan jerami yang berada di dalam kandang,” katanya.
Petugas berjibaku selama puluhan menit untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.21 WIB.
Meski rumah berukuran sekitar 20 x 12 meter mengalami kerusakan parah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Keberhasilan petugas mengisolasi titik api juga mampu mencegah kebakaran merembet ke permukiman sekitar.
Sedikitnya dua rumah warga yang berada di sisi kanan dan kiri lokasi berhasil diselamatkan dari ancaman kebakaran. Nilai aset yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa gangguan instalasi listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran di kawasan permukiman. Karena itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, terutama pada peralatan yang digunakan secara terus-menerus seperti pompa air, mesin produksi, maupun perangkat elektronik berdaya besar.
Selain memastikan instalasi dalam kondisi aman, warga juga diminta segera melaporkan setiap kejadian darurat kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko kerugian yang lebih besar dapat diminimalkan.(red)




















Komentar