Lautan Jamaah Padati Pusat Kota, Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Salat Id dengan Khidmat

Pesan Keikhlasan dan Harmoni Keluarga Menggema dari Mimbar, Enam Titik Salat Ied di Sukosewu Dipenuhi Warga

Bojonegoro, Keagamaan740 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Ribuan warga memadati kawasan pusat kota sejak fajar menyingsing untuk menunaikan Salat Idulfitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, Jumat (20/3/2026). Arus jamaah mengular sepanjang Jalan Teuku Umar hingga sekitar kompleks Masjid At-Taqwa Bojonegoro, menciptakan pemandangan lautan manusia yang sarat kekhusyukan.

Sejak pagi buta, masyarakat dari berbagai sudut Bojonegoro berdatangan dengan penuh semangat menyambut hari kemenangan. Pelaksanaan ibadah berlangsung tertib dan khidmat di bawah imam Dr. KH. Syamsul Huda, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan umat dalam merayakan Idulfitri.

banner 336x280

Suasana religius semakin terasa saat khutbah disampaikan oleh Dr. H. Muhammad Choirin. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa keikhlasan serta keteguhan hati menjadi bekal utama selepas Ramadan. Jamaah juga diajak kembali pada fitrah kemanusiaan dengan memperkuat keharmonisan rumah tangga. Salah satu pesan yang menggema menegaskan bahwa kemuliaan seseorang tercermin dari sikap terbaiknya terhadap keluarga.

Sholat Ied Warga Muhamadiyah Bojonegoro
Sholat Ied 1447H warga muhamadiyah bojonegoro, Foto: Dok PDM

Tak hanya itu, pentingnya bakti kepada orang tua—terutama ibu—menjadi penekanan yang menyentuh hati jamaah. Nilai tersebut diperkaya dengan refleksi kisah Nabi Musa sebagai gambaran perjuangan hidup dan keteguhan iman. Dari perjalanan hidup sang nabi, jamaah diajak merenungi besarnya pengorbanan orang tua yang kerap menempuh jalan berbeda, namun memiliki tujuan sama: kebahagiaan keluarga.

Khutbah ditutup dengan doa penuh harap agar cinta dan keharmonisan senantiasa terjaga dalam setiap rumah tangga, menghadirkan suasana haru di tengah jamaah.

Sementara itu, semarak Salat Idulfitri juga terasa di wilayah Kecamatan Sukosewu. Pelaksanaan ibadah digelar di enam lokasi berbeda, meliputi Desa Klepek, Sukosewu, Semenkidul, Duyungan, hingga Desa Jumput.

Salah satu pengurus Muhammadiyah setempat, Budi, mengungkapkan bahwa seluruh titik pelaksanaan dipenuhi jamaah. Tingginya partisipasi masyarakat dipicu momentum pelaksanaan Salat Ied yang waktunya berbeda dengan keputusan pemerintah, sehingga memantik antusiasme lebih luas.

“Alhamdulillah, seluruh lokasi penuh oleh jamaah. Ini menjadi bukti semangat ibadah masyarakat yang luar biasa,” ujarnya.

Secara keseluruhan, rangkaian Salat Idulfitri Muhammadiyah tahun ini berlangsung aman, lancar, dan penuh kekhidmatan. Momentum hari raya pun menjadi ruang mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat kebersamaan warga di Bojonegoro. (red)

banner 336x280

Komentar