Motor Tersambar Bus di Jalur Padat Bojonegoro–Cepu, Satu Pengendara Dilarikan ke RSUD

Manuver Belok di Desa Sukoharjo Kalitidu Berujung Kecelakaan, Polisi Ingatkan Jaga Jarak Aman

Bojonegoro, Peristiwa753 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Kepadatan lalu lintas di jalur nasional Bojonegoro–Cepu kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus antar kota dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Bojonegoro–Cepu, tepatnya di wilayah Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Selasa (3/2/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Insiden tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD Kabupaten Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan medis. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan tingginya risiko kecelakaan di jalur utama yang dikenal padat dan ramai kendaraan besar.

banner 336x280

Berdasarkan keterangan Satuan Lalu Lintas Polres Bojonegoro, kecelakaan bermula saat bus Margo Djoyo bernomor polisi S-7198-UA yang dikemudikan Moh Sohib (45), warga Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, melaju dari arah timur ke barat. Di depannya, searah, melaju sepeda motor Honda Supra X 125 bernopol S-2144-ABF yang dikendarai Nyartam (47), warga Desa Wadang, Kecamatan Ngasem.

Saat berada di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor diduga hendak berbelok ke kanan jalan. Namun, pada saat bersamaan jarak dengan bus yang melaju di belakang sudah terlalu dekat, sehingga tabrakan pun tak dapat dihindarkan.

“Ketika sepeda motor akan berbelok ke kanan, jarak dengan bus sudah tidak memungkinkan untuk menghindari benturan,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, saat dikonfirmasi.

Benturan tersebut menyebabkan pengendara motor terjatuh dan mengalami luka-luka. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan awal sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit menggunakan kendaraan darurat.

Sementara itu, pengemudi bus dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka. Namun, kecelakaan ini tetap menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp500 ribu, terutama pada bagian kendaraan yang terlibat.

Petugas Satlantas Polres Bojonegoro yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Ipda Septian menegaskan, jalur Bojonegoro–Cepu merupakan ruas jalan dengan intensitas kendaraan tinggi, termasuk bus dan truk besar, sehingga pengguna jalan diminta ekstra waspada, terutama saat hendak berbelok atau berpindah jalur.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan jarak aman, menggunakan lampu sein saat berbelok, dan tidak melakukan manuver mendadak di jalur padat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan edukasi keselamatan berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan, khususnya di titik-titik rawan di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan bahwa kelalaian kecil dan kurangnya perhitungan jarak dapat berakibat fatal, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya.(Mu)

banner 336x280

Komentar