Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Bojonegoro-Babat, tepatnya di wilayah Desa Trojalu, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 02.45 WIB. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan sebuah truk yang diduga sedang melakukan manuver mendahului kendaraan lain.
Korban diketahui bernama Yudifran Stiawan (22), pelajar atau mahasiswa asal Desa Kadungrembug, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Revo bernomor polisi S 4420 ACF.
Sementara kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah truk Hino bernomor polisi L 9571 UK yang dikemudikan Yanuar Joko Wijaksono (37), warga Kabupaten Jombang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil keterangan saksi di lokasi, truk semula melaju dari arah barat menuju timur. Ketika sampai di lokasi kejadian, pengemudi berupaya mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Namun pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor yang dikendarai korban. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan frontal tidak dapat dihindari.
“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan atau timur ke barat melaju sepeda motor yang dikendarai korban. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar Ipda Septian.
Benturan keras menyebabkan pengendara sepeda motor mengalami luka berat. Korban mengalami dugaan patah tulang pada tangan kanan dan kaki kanan serta mengalami pendarahan dari hidung.
Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi korban ke RS Muhammadiyah Babat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, kondisi korban terus memburuk akibat luka yang dideritanya.
“Korban kemudian dievakuasi ke RS Muhammadiyah Babat untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan,” kata Ipda Septian.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian saat melakukan manuver mendahului, terutama di jalur nasional yang memiliki arus lalu lintas dua arah dan tetap ramai meski pada dini hari.(*red)




















Komentar