PBV Boma Sapu Bersih Gelar Bhayangkara Cup 2026, Dominasi Kategori Putra dan Putri U-19

Keberhasilan merebut dua gelar juara sekaligus menjadi bukti kuatnya pembinaan atlet muda yang dilakukan PBV Boma. Turnamen Bhayangkara Cup 2026 pun diharapkan menjadi kawah candradimuka lahirnya talenta voli masa depan Bojonegoro.

Bojonegoro, Olahraga1134 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Turnamen Bola Voli Bhayangkara Cup 2026 kategori U-19 resmi menutup rangkaian pertandingan dengan menghadirkan laga-laga penuh semangat dan sportivitas di GOR Utama Bojonegoro, Kecamatan Dander, Sabtu (13/6/2026).

Ajang yang mempertemukan klub-klub voli terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro tersebut menjadi panggung pembuktian bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Ribuan pasang mata yang memadati arena pertandingan turut menciptakan atmosfer kompetisi yang meriah hingga partai final berakhir.

banner 336x280

Pada puncak kejuaraan, PBV Boma tampil sebagai kekuatan dominan dengan menyabet gelar juara pada dua kategori sekaligus, yakni putra dan putri. Prestasi tersebut semakin mengukuhkan posisi klub tersebut sebagai salah satu pusat pembinaan atlet voli muda yang diperhitungkan di Bojonegoro.

Partai final kategori putra mempertemukan PBV Boma dengan PBV Aresa BJ. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan cepat dengan pola serangan agresif yang memancing antusiasme penonton.

PBV Aresa BJ sempat memberikan perlawanan sengit melalui sejumlah serangan tajam dan blok rapat. Namun konsistensi permainan serta kedisiplinan strategi yang diterapkan PBV Boma membuat mereka mampu mengendalikan jalannya pertandingan hingga akhirnya memastikan kemenangan dan meraih gelar juara pertama.

Dominasi PBV Boma kembali terlihat pada kategori putri. Menghadapi PBV Avong di partai final, tim putri PBV Boma tampil percaya diri sejak set pembuka.

Permainan kolektif yang solid serta kemampuan membaca permainan lawan membuat PBV Boma mampu menguasai jalannya laga. Tekanan yang terus diberikan sepanjang pertandingan membuat PBV Avong kesulitan mengembangkan permainan hingga harus mengakui keunggulan lawannya.

Selain laga final, pertandingan perebutan tempat ketiga juga berlangsung tidak kalah menarik. Pada sektor putri, PBV Permata Kampak berhasil mengamankan posisi ketiga setelah menundukkan PBV Vosaka. Sementara di kategori putra, PBV Avong sukses merebut peringkat ketiga usai mengalahkan PBV Bovoboka.

Dengan hasil tersebut, PBV Boma resmi keluar sebagai juara pertama kategori putra dan putri. Untuk kategori putra, posisi runner-up diraih PBV Aresa BJ dan peringkat ketiga ditempati PBV Avong. Sedangkan pada kategori putri, PBV Avong menempati posisi kedua dan PBV Permata Kampak berada di peringkat ketiga.

Penutupan turnamen dihadiri Wakapolres Bojonegoro Kompol Yoyok Dwi Purnomo, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro Arief Nanang Sugianto, Ketua Umum KONI Kabupaten Bojonegoro Sahari, jajaran pejabat utama Polres Bojonegoro, serta panitia penyelenggara.

Usai pertandingan, para juara menerima piala, piagam penghargaan, dan hadiah yang diserahkan langsung oleh Wakapolres Bojonegoro sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih.

Kompol Yoyok Dwi Purnomo mengatakan bahwa Bhayangkara Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, melainkan bagian dari upaya pembinaan atlet usia muda yang berkelanjutan.

Menurutnya, turnamen seperti ini penting untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus membentuk mental kompetitif para atlet sejak dini.

“Kami berharap melalui kejuaraan ini lahir atlet-atlet bola voli berprestasi yang mampu membawa nama Bojonegoro ke tingkat yang lebih tinggi. Semangat sportivitas dan kerja keras harus terus dijaga,” ujarnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Dispora Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto. Ia menilai kompetisi yang rutin digelar menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan regenerasi atlet yang berkualitas.

Menurutnya, atlet muda membutuhkan ruang kompetisi yang cukup agar kemampuan teknik, mental, dan pengalaman bertanding dapat berkembang secara maksimal.

Karena itu, Dispora mendukung berbagai inisiatif yang membuka kesempatan bagi atlet muda untuk menunjukkan potensinya, termasuk turnamen yang digagas oleh Polres Bojonegoro tersebut.

“Kompetisi seperti Bhayangkara Cup sangat penting untuk menjaga semangat atlet muda sekaligus menjadi sarana pembinaan jangka panjang bagi olahraga voli di Bojonegoro,” katanya.

Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, Bhayangkara Cup 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga usia muda di Bojonegoro terus bergerak ke arah yang positif. Antusiasme peserta, dukungan masyarakat, serta keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa olahraga voli masih menjadi salah satu cabang yang memiliki potensi besar untuk berkembang.

Dengan lahirnya atlet-atlet muda berbakat melalui kompetisi yang berkelanjutan, Bojonegoro memiliki peluang besar untuk terus melahirkan pemain-pemain voli yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional pada masa mendatang.(red)

banner 336x280

Komentar