Pelantikan IPSI Bojonegoro 2025–2029: Awali Era Baru “Kampung Pesilat” Menuju Prestasi Dunia

Bojonegoro750 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, BOJONEGORO — Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bojonegoro masa bakti 2025–2029 resmi dilantik pada Jum’at (5/12/2025) di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro.

Prosesi pelantikan dilakukan berdasarkan mandat Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Timur, Ir. H. M. Taufik Shobari, MTP, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Wakil Ketua Umum IV, Agus S.H., M.Si. Dengan demikian, yang melantik secara resmi adalah perwakilan Pengprov IPSI Jawa Timur.

banner 336x280

Acara pembukaan berlangsung dengan rangkaian upacara resmi seperti menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Patriot Olahraga, mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, serta pembacaan Prasetya Pesilat.

Pelantikan diawali pembacaan SK Pengprov IPSI Jawa Timur Nomor 312/45/PD.XA/XI/2025 yang menetapkan susunan Pengkab IPSI Bojonegoro masa bakti 2025–2029.

Dalam SK tersebut, Drs. H. Endro Setyo Widodo, M.E., ditetapkan sebagai Ketua Umum IPSI Bojonegoro, diikuti jajaran lengkap mulai Wakil Ketua I hingga III, sekretariat, bendahara, bidang pembinaan organisasi, pembinaan prestasi, pembinaan seni budaya, hingga lembaga teknis seperti Wasit Juri, Pelatih, dan Komisi Disiplin.
SK ditandatangani Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Timur, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol.

Setelah resmi dilantik, Ketua Umum IPSI Bojonegoro, Drs. H. Endro Setyo Widodo, M.E., menyampaikan sambutan. Ia mengapresiasi seluruh perguruan silat yang selama ini berperan menjaga keamanan dan menciptakan situasi yang kondusif di Bojonegoro.

“Tantangan kita hanya satu: bagaimana Bojonegoro makin membanggakan. Caranya? Dengan meraih prestasi,” tegasnya.

Perwakilan Pengprov IPSI Jawa Timur, Agus S.H., M.Si., dalam sambutannya menyebut Bojonegoro memiliki nilai tersendiri karena pelantikan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro. Menurutnya, tidak semua daerah mendapat perhatian seperti itu.

“Ini membanggakan. IPSI Bojonegoro bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh ketua perguruan pencak silat yang dianggap mampu menjaga harmoni dan ketertiban daerah. Bupati menegaskan bahwa mengelola pesilat yang jumlahnya mencapai lebih dari 250 ribu orang bukan tugas mudah sehingga diperlukan sinergi dan kedewasaan seluruh elemen IPSI.

Bupati juga menekankan pentingnya peran sesepuh dalam pembinaan generasi muda pencak silat di daerah.

“Saya berpesan, di setiap tempat pelatihan alangkah baiknya jika para sesepuh hadir. Mereka bisa memberikan bimbingan dan arahan kepada adik-adik yang baru belajar, agar pencak silat di Bojonegoro tetap berkarakter dan beretika,” ujarnya.

Selain menjaga tradisi, Bupati meminta IPSI Bojonegoro meningkatkan capaian prestasi sesuai besarnya jumlah pesilat yang dimiliki.

“IPSI Bojonegoro harus lebih berprestasi. Dengan anggota lebih dari 200 ribu, saya berharap ke depan semakin banyak medali yang bisa diraih dalam berbagai kejuaraan,” tegasnya (*/red)

banner 336x280

Komentar