BOJONEGORO – DPRD Kabupaten Bojonegoro resmi membuka masa sidang tahun 2025 melalui Rapat Paripurna yang digelar pada Senin (6/1/2025). Dalam rapat ini, para anggota legislatif memaparkan kalender kegiatan yang akan menjadi panduan kerja DPRD sepanjang tahun.
Dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Bambang Sutriyono, rapat dihadiri oleh seluruh anggota DPRD, pimpinan fraksi, hingga staf ahli. Bambang menyebut, kalender kerja tahun 2025 telah dirancang dengan fokus pada efisiensi dan optimalisasi kinerja.
Tiga Masa Sidang, Puluhan Agenda
Sepanjang tahun 2025, DPRD akan menjalankan berbagai agenda penting yang terbagi dalam tiga masa sidang:
Januari hingga April (Masa Sidang I):
DPRD akan membuka tahun sidang dengan mengevaluasi kegiatan 2024, membahas LKPJ Bupati, LHP BPK, hingga menggelar rapat-rapat alat kelengkapan dewan. Kunjungan kerja dalam dan luar daerah juga dijadwalkan untuk memperkaya referensi pembahasan Raperda.
Mei hingga Agustus (Masa Sidang II):
Masa sidang ini akan diisi pembahasan pertanggungjawaban APBD 2024, perubahan KUA-PPAS 2025, hingga penyusunan KUA-PPAS 2026. DPRD juga akan melaksanakan rapat-rapat konsultasi dan koordinasi, baik di dalam maupun luar daerah.
September hingga Desember (Masa Sidang III):
Agenda utama adalah pembahasan Raperda APBD 2026, peningkatan kapasitas anggota, dan reses untuk menjaring aspirasi masyarakat.
Komitmen terhadap Transparansi dan Kinerja
Bambang Sutriyono menyampaikan bahwa DPRD akan terus berupaya meningkatkan transparansi dan kinerja, salah satunya melalui pembahasan Perubahan Propemperda yang akan dimulai pada Februari mendatang. Sosialisasi dan reses juga dijadwalkan secara rutin agar anggota DPRD tetap terhubung dengan kebutuhan masyarakat.
Menjawab Tantangan Tahun 2025
DPRD Bojonegoro tidak hanya berfokus pada agenda rutin, tetapi juga menjawab tantangan dalam proses legislasi. Kunjungan kerja ke berbagai daerah akan menjadi sarana untuk memperkuat referensi dan inovasi.
“Semoga setiap langkah yang kami ambil bisa menjadi solusi nyata bagi masyarakat Bojonegoro,” ujar Bambang menutup sesi rapat paripurna.
Dengan dibukanya masa sidang 2025 ini, DPRD Bojonegoro memulai perjalanan kerja tahunan untuk menciptakan kebijakan yang lebih baik demi kemajuan daerah.




















Komentar