Pendekar Di Bojonegoro Komitmen Jaga Suro Aman

banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., menggelar Silaturahmi Kamtibmas bersama tokoh masyarakat serta perwakilan ketua perguruan pencak silat di Kota Madiun, Senin (27/5/2025).

Kegiatan tersebut guna memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antar elemen masyarakat untuk menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.

banner 336x280

Pantauan media, silaturahmi Kamtibmas yang digelar Kapolda Jatim secara virtual melalui zoom meeting diikuti jajaran Polres se-Jawa Timur.

Polres Bojonegoro turut berpartisipasi nampak hadir Kapolres AKBP Mario Prahatinto, SH, SIK, M.Si., Wakapolres, pejabat utama, ketua IPSI Bojonegoro, ketua Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP), serta pengurus perguruan pencak silat yang tergabung dalam BKP.

Kapolda Jawa Timur menegaskan, bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata tanggung jawab kepolisian, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.

“Semua pihak, mulai dari pemerintah, perguruan silat, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum harus bersatu menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya di hadapan Bupati, Wali Kota Madiun, jajaran Forkopimda, serta sesepuh dan ketua perguruan silat se-Jawa Timur.

Kapolda Jatim juga menyampaikan pesan khusus terkait bulan Suro, yang kerap disalahartikan sebagai momen untuk memelihara konflik lama.

“Bulan Suro bukan untuk menakut-nakuti atau mempertahankan perselisihan, tetapi harus menjadi daya tarik budaya yang menyejukkan dan membanggakan Jawa Timur di mata nasional maupun internasional,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto mengapresiasi partisipasi pengurus dan perwakilan perguruan pencak silat yang turut pada kegiatan tersebut.

Menurutnya, keamanan merupakan investasi penting karena seluruh lapisan masyarakat menginginkan lingkungan yang aman dan kondusif untuk kehidupan sehari-hari.

“Keamanan merupakan investasi jangka panjang yang sangat berharga bagi kemajuan masyarakat. Sinergi antara kepolisian dan perguruan pencak silat menjadi kekuatan utama untuk menjaga Kamtibmas,” jelas Kapolres usai kegiatan.

Lebih lanjut, Kapolres berharap agar para ketua dan pengurus perguruan pencak silat turut aktif menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada warganya maupun anggota perguruan.

Ketua BKP, Wahyu Subakdiono, menyatakan komitmen BKP untuk terus berkoordinasi dengan pihak keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas di Bojonegoro, terlebih menjelang bulan Suro.

BKP siap bersinergi dan berperan aktif dalam menciptakan suasana yang damai, aman dan kondusif di Bojonegoro,” tutup Wahyu. (**/red)

banner 336x280

Komentar