Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Momentum peringatan hari jadi ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana dimaknai dengan langkah preventif di bidang kesehatan. Melalui kegiatan skrining terpadu, ratusan anggota mengikuti pemeriksaan medis komprehensif yang digelar oleh Kodim 0813 Bojonegoro sebagai bagian dari penguatan ketahanan keluarga prajurit.
Kegiatan dipusatkan di Aula Ahmad Yani Makodim dan dirancang bukan sekadar seremoni peringatan organisasi, tetapi sebagai intervensi nyata untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit tidak menular berisiko tinggi. Pemeriksaan meliputi Elektrokardiogram (EKG) untuk memantau aktivitas jantung serta skrining HPV DNA sebagai langkah deteksi dini kanker serviks.
Panitia pelaksana menyebut pendekatan ini dipilih karena dua penyakit tersebut sering berkembang tanpa gejala awal yang jelas. Karena itu, deteksi dini menjadi kunci agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Koordinator kegiatan dari jajaran Kodim menegaskan bahwa kesehatan anggota Persit memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas keluarga prajurit. Kondisi fisik dan mental keluarga yang terjaga diyakini berdampak langsung pada kesiapan personel TNI dalam menjalankan tugas negara.
Program skrining massal ini juga diperkuat dengan edukasi medis langsung di lokasi. Tenaga dokter dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro memberikan paparan menyeluruh mengenai fungsi organ jantung, faktor risiko kardiovaskular, pola hidup aktif, serta tanda-tanda awal gangguan yang kerap diabaikan.
Sesi edukasi berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diberi kesempatan konsultasi personal terkait riwayat kesehatan, pola makan, hingga gaya hidup harian. Pendekatan dialogis ini membuat peserta lebih mudah memahami pentingnya perubahan perilaku sebagai bentuk pencegahan.
Pelaksanaan teknis pemeriksaan melibatkan tim medis gabungan dari Puskesmas Wisma Indah dan Polkes 05.09.14. Sinergi lintas layanan tersebut memungkinkan proses skrining berjalan cepat dengan standar prosedur medis yang terukur.
Pemeriksaan EKG difokuskan untuk membaca irama dan kelistrikan jantung, sehingga potensi gangguan dapat terdeteksi lebih awal. Sementara tes HPV DNA diarahkan untuk mengidentifikasi risiko infeksi virus penyebab kanker leher rahim, yang sering kali baru diketahui saat sudah memasuki stadium lanjut.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi sejak pagi hingga siang hari. Banyak anggota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan pemeriksaan yang sebelumnya jarang diakses secara menyeluruh.
Melalui kegiatan ini, jajaran Persit Cabang Kodim Bojonegoro menegaskan komitmen membangun budaya sadar kesehatan di lingkungan keluarga prajurit. Pendekatan preventif dinilai lebih efektif dan berkelanjutan dibanding penanganan setelah penyakit berkembang.
Peringatan HUT ke-80 organisasi pun tidak hanya menjadi penanda usia, tetapi juga tonggak penguatan kualitas hidup anggota—sehat secara fisik, tangguh secara mental, dan siap mendukung tugas pengabdian keluarga besar TNI.(Mu)




















Komentar