Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Menjelang Hari Raya Iduladha 2025, para peternak dan pedagang hewan kurban di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, merasakan dampak positif dari meningkatnya permintaan.
Pemerintah daerah memastikan seluruh kebutuhan hewan kurban tahun ini dapat dipenuhi dari peternak lokal tanpa harus mengimpor dari luar daerah.
Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro mencatat, ketersediaan hewan kurban tahun ini mencapai 62.376 ekor, terdiri dari 18.400 sapi, 19.635 kambing, dan 24.341 domba. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal maupun permintaan dari daerah lain.
“Kami pastikan kebutuhan hewan kurban tahun ini sudah bisa dipenuhi dari peternak lokal Bojonegoro,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, drh. Lutfi Nurrahman, Rabu (4/6/2025).
Salah satu pedagang sapi di Pasar Hewan Banjarejo, Ahmad Rofi’i, mengaku permintaan hewan kurban mulai meningkat sejak akhir Mei lalu.
Ia merasa terbantu dengan kondisi ternak lokal yang sehat dan stok yang melimpah.
“Alhamdulillah, tahun ini stok sapi dari peternak Bojonegoro cukup banyak. Pembeli juga lebih percaya karena tidak ada kasus PMK lagi,” ujar Rofi’i yang sudah berjualan sapi sejak tahun 2010.
Disnakkan Bojonegoro juga terus memastikan kualitas hewan kurban dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pemeriksaan dilakukan di lapak pedagang, kandang peternak, dan sebelum pengiriman hewan ke luar kota.
Selain itu, bimbingan teknis Juru Sembelih Halal (Juleha) juga digelar untuk memastikan pelaksanaan penyembelihan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan.
Kondisi ini menjadi bukti bahwa sektor peternakan di Bojonegoro semakin tangguh dan mandiri, serta mampu menopang kebutuhan keagamaan masyarakat secara berkelanjutan.(*/red)




















Komentar