Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Komitmen mencetak generasi perwira Polri yang profesional dan berintegritas terus diperkuat melalui pelaksanaan Latihan Kerja (Latja) Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan 58 Batalyon “Ksatria Hawin Sarwahita”. Untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan pendidikan, Tim Asistensi dan Supervisi melakukan kunjungan langsung ke Polres Bojonegoro, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Mapolres Bojonegoro tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan latihan lapangan yang saat ini dijalani para taruna.
Kedatangan tim supervisi disambut langsung oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Setya Permadi bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro. Dalam kesempatan tersebut, berbagai aspek pelaksanaan latihan menjadi fokus pembahasan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar pendidikan kepolisian.
AKBP Afrian Setya Permadi menegaskan bahwa Latja merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan karakter dan kompetensi calon perwira Polri. Melalui kegiatan tersebut, para taruna memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung dinamika tugas kepolisian di lapangan.
Menurutnya, pengawasan dari tim asistensi memiliki peran strategis untuk memastikan seluruh proses pembelajaran dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat maksimal bagi para peserta.
“Supervisi ini sangat penting untuk memastikan pelaksanaan latihan kerja berjalan sesuai tujuan pendidikan dan mampu memberikan pengalaman lapangan yang optimal bagi para taruna,” ujarnya.
Selama menjalani Latja, para taruna tidak hanya dituntut memahami aspek teknis kepolisian, tetapi juga belajar berinteraksi dengan masyarakat, memahami pola pelayanan publik, hingga mengenali berbagai tantangan yang dihadapi institusi Polri di tingkat kewilayahan.
Melalui pengalaman tersebut, para peserta diharapkan mampu mengintegrasikan teori yang diperoleh selama pendidikan akademik dengan praktik nyata di lapangan.
Tim asistensi juga melakukan pemantauan terhadap berbagai kegiatan yang telah dijalankan para taruna selama berada di lingkungan Polres Bojonegoro. Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi capaian pembelajaran sekaligus memberikan masukan bagi penyempurnaan pelaksanaan latihan.
Selain melakukan pengawasan, tim turut memberikan arahan kepada para taruna agar senantiasa menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme selama menjalani pendidikan maupun saat bertugas di tengah masyarakat nantinya.
Pelaksanaan Latja sendiri menjadi bagian penting dalam menyiapkan calon-calon pemimpin Polri masa depan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter yang kuat, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan mampu menjalankan tugas secara humanis.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi pengarahan bersama yang diikuti para taruna, tim supervisi, dan jajaran Polres Bojonegoro. Momentum tersebut sekaligus menjadi sarana penguatan semangat pengabdian bagi para calon perwira yang tengah dipersiapkan untuk mengemban tugas kepolisian di masa mendatang.
Dengan adanya supervisi dan evaluasi secara berkala, diharapkan proses pembentukan Taruna Akpol dapat berjalan semakin optimal sehingga mampu melahirkan perwira-perwira Polri yang siap menjawab tantangan zaman serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(red)
















Komentar