Halobojonegoro.id, Bojonegoro — Jagat media sosial di Kabupaten Bojonegoro diramaikan oleh sebuah unggahan kontroversial yang memicu perdebatan luas di kalangan warganet, Rabu (15/4/2026). Postingan yang beredar di grup Facebook komunitas lokal itu memuat narasi yang menyebut warga yang tidak mendukung atau mengkritik program MBG sebaiknya “pindah negara”.
Unggahan tersebut berasal dari akun bernama “norma jokowi” dan disertai foto seorang pria di depan kendaraan bertuliskan MBG. Dalam waktu singkat, konten tersebut viral dan menuai lebih dari 300 komentar, sebagian besar bernada kritik terhadap isi pesan yang dinilai provokatif dan tidak mencerminkan aspirasi masyarakat secara keseluruhan.
Sejumlah warganet mempertanyakan klaim dalam unggahan tersebut, terutama yang mengaitkan dukungan politik dengan kebutuhan terhadap program MBG. Ada pula yang menyoroti kualitas pelaksanaan program, hingga menduga akun yang digunakan tidak kredibel. Perdebatan pun berkembang menjadi diskusi yang lebih luas terkait kebebasan berpendapat dan sensitivitas isu kebijakan publik di ruang digital.
Fenomena ini mencerminkan tingginya perhatian masyarakat terhadap program MBG, sekaligus memperlihatkan beragam pandangan yang muncul di tengah publik. Di sisi lain, narasi yang bersifat menggeneralisasi dinilai berpotensi memicu polarisasi di masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Pengawas SPPG Bojonegoro, Tommy Mandala Putera, menyayangkan munculnya unggahan tersebut. Ia menilai konten bernada provokatif berisiko menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
“Saya akan tindak lanjuti, karena ini bisa memicu polemik,” ujarnya saat dikonfirmasi. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya saat ini tengah menelusuri identitas pengunggah serta kemungkinan keterkaitan dengan pihak tertentu.
Hingga kini, diskusi di media sosial masih terus berlangsung. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital dan etika bermedia sosial, terutama dalam menyikapi isu yang berkaitan dengan kebijakan publik dan pilihan politik.(red)
















Komentar