PT New Porang Hebat Indonesia Resmi Beroperasi, Bojonegoro Perkuat Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani

Bupati Setyo Wahono meresmikan pabrik pengolahan porang di Kecamatan Sekar sekaligus melepas ekspedisi perdana 7,5 ton produk chief porang sebagai langkah memperkuat nilai tambah komoditas lokal dan menarik investasi daerah.

Bisnis, Bojonegoro, Industri1502 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoto.id,

BOJONEGORO – Upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendorong investasi berbasis potensi lokal kembali mendapat penguatan dengan diresmikannya PT New Porang Hebat Indonesia (NPHI) di Desa Klino, Kecamatan Sekar, Selasa (16/6/2026). Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan umbi porang tersebut diharapkan menjadi penggerak baru bagi peningkatan nilai tambah hasil pertanian sekaligus membuka peluang kesejahteraan yang lebih luas bagi petani.

banner 336x280

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Camat Sekar, Forkopimcam, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga melepas pengiriman perdana produk chief porang hasil olahan PT NPHI sebanyak 7,5 ton.

Kehadiran PT NPHI menjadi langkah penting dalam memperkuat hilirisasi sektor pertanian di Bojonegoro. Selama ini, porang dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan yang memiliki prospek besar di pasar nasional maupun internasional. Permintaan terhadap porang terus meningkat karena digunakan sebagai bahan baku berbagai industri, mulai dari pangan sehat, kosmetik, farmasi hingga manufaktur.

Bupati Setyo Wahono menilai keberadaan industri pengolahan porang akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan kepastian pasar bagi petani sekaligus meningkatkan nilai jual hasil panen.

Menurutnya, investasi yang masuk ke daerah harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Kami berharap kehadiran perusahaan ini mampu menjadi mitra bagi petani porang sehingga hasil panen memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain manfaat ekonomi, Wahono juga menyoroti aspek lingkungan yang dinilai sejalan dengan pengembangan budidaya porang. Tanaman porang membutuhkan pohon peneduh untuk tumbuh secara optimal sehingga keberadaannya dapat mendukung pelestarian kawasan hutan dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Menurutnya, pola budidaya tersebut menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara aktivitas ekonomi dan upaya konservasi lingkungan.

“Kita ingin pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan pelestarian alam. Budidaya porang memiliki karakteristik yang mendukung terciptanya keseimbangan tersebut,” katanya.

Peresmian PT NPHI juga menjadi sinyal kuat bahwa Kabupaten Bojonegoro terbuka terhadap investasi yang berbasis pada pengembangan potensi daerah. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan kemudahan serta menciptakan iklim usaha yang aman dan kondusif bagi para investor.

Melalui kunjungan langsung ke lokasi industri, pemerintah ingin menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pengembangan sektor pertanian dan agroindustri yang mampu memberikan nilai tambah bagi komoditas lokal.

Usai prosesi peresmian, Bupati bersama rombongan meninjau fasilitas pengolahan porang untuk melihat secara langsung proses produksi yang dilakukan perusahaan. Peninjauan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memastikan kesiapan operasional industri dalam menyerap hasil panen petani setempat.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelepasan armada pengiriman perdana produk chief porang sebanyak 7,5 ton. Momen tersebut menjadi simbol dimulainya aktivitas produksi dan distribusi PT NPHI yang diharapkan mampu memperkuat rantai pasok porang dari Bojonegoro menuju pasar yang lebih luas.

Dengan hadirnya industri pengolahan porang di wilayah selatan Bojonegoro, pemerintah optimistis sektor pertanian tidak lagi hanya berorientasi pada produksi bahan mentah, melainkan mampu berkembang menuju industri bernilai tambah yang memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat.

Ke depan, sinergi antara pemerintah, investor, dan petani diharapkan semakin memperkuat posisi Bojonegoro sebagai salah satu sentra pengembangan porang nasional yang berdaya saing tinggi sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(Mu)

banner 336x280

Komentar