SMA MBS Al Amin Gelar Pelatihan Bimbingan Konseling, Bekali Guru dengan “7 Jurus Guru BK Hebat”

Sinergi Guru dan BK jadi kunci layanan prima dan siswa berkarakter Qur'ani

banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro, 12 September 2026 – SMA MBS Al Amin menggelar pelatihan bimbingan konseling bertajuk “Sinergi Guru dan BK: Mewujudkan Layanan Prima, Administrasi Akurat, Menuju Siswa Berkarakter Qur’ani” pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan ini diikuti seluruh jajaran guru SMA MBS Al Amin dan menghadirkan Neny Tiraheti, S.Pd., fasilitator daerah sekaligus praktisi bimbingan konseling, sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, Neny membagikan “7 Jurus Guru BK Hebat” yang menjadi kerangka kerja bagi para guru dalam mendampingi siswa. Tujuh jurus tersebut mencakup Kenali Potensi, Kelola Emosi, Tumbuhkan Resiliensi, Jaga Konsistensi, Jalin Koneksi, Bangun Kolaborasi, dan Menata Situasi.

banner 336x280

“Guru BK hebat bukan sekadar administrator. Ia adalah sahabat siswa yang mampu membaca potensi, menenangkan emosi, dan menumbuhkan ketangguhan,” ujar Neny di hadapan para peserta.

Pada jurus pertama, Kenali Potensi, guru diajak memahami gaya belajar, minat, dan bakat siswa melalui asesmen psikologis maupun minat bakat. Langkah ini dinilai penting agar siswa mampu menentukan arah belajar dan karier yang sesuai.

Jurus kedua, Kelola Emosi, menekankan penerapan Pembelajaran Sosial Emosional (SEL) agar siswa mampu mengenali dan mengatur emosi serta stres akademik. “Kelas yang tenang lahir dari guru yang mampu mengelola emosinya sendiri,” tambah Neny.

Sementara itu, jurus Tumbuhkan Resiliensi menyasar pembangunan daya lenting, ketangguhan, dan growth mindset agar siswa tidak mudah menyerah. Jurus Jaga Konsistensi menanamkan kebiasaan positif dan disiplin diri melalui pendekatan berkesadaran (mindfulness).

Jurus kelima, Jalin Koneksi, menekankan komunikasi empatik dan hubungan hangat penuh kepercayaan antara guru dan murid. Adapun jurus Bangun Kolaborasi menggerakkan kerja sama multipihak, melibatkan orang tua, sekolah, masyarakat, dan media. Terakhir, jurus Menata Situasi mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.

Kepala SMA MBS Al Amin, Siswanto, S.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan ikhtiar sekolah memperkuat sinergi antara guru mata pelajaran dan guru BK. “Layanan prima dan administrasi yang akurat adalah pondasi. Tujuan akhirnya adalah siswa yang berkarakter Qur’ani,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung interaktif. Para guru diajak berdiskusi kasus, simulasi pendampingan, hingga menyusun rencana tindak lanjut layanan BK di kelas masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan selama sesi berlangsung.

Dengan bekal tujuh jurus tersebut, SMA MBS Al Amin berharap seluruh guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga pendamping yang mampu menghadirkan layanan bimbingan konseling prima bagi setiap siswa. (S.to/red)

banner 336x280

Komentar