Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Sebanyak 30 santri dari MBS Al Amin Bojonegoro diterjunkan untuk menjadi imam dan menyampaikan kultum Salat Tarawih di 25 masjid yang tersebar di wilayah Bojonegoro dan Tuban selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Program pengabdian ini digelar sebagai bagian dari misi dakwah dan kaderisasi imam muda, dengan tujuan memperkuat peran santri di tengah masyarakat sekaligus menjalin sinergi antara pesantren dan takmir masjid di dua daerah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung sejak 18 Februari hingga 4 Maret 2026 ini melibatkan para santri kelas 9 SMP hingga kelas 12 SMA. Sebelum ditugaskan, mereka terlebih dahulu mengikuti seleksi dan pelatihan intensif yang dipersiapkan pihak pesantren jauh-jauh hari.
Mudir PP MBS Al Amin Religi, Ustadz M. Hafidz Syarifuddin, M.Pd., mengungkapkan bahwa program ini telah dipersiapkan secara matang jauh hari sebelum bulan suci tiba. Pihak pesantren tidak asal memilih santri untuk diterjunkan ke masyarakat.
“Program ini sudah kami siapkan jauh-jauh hari. Adapun para santri yang terlibat sudah melalui seleksi dan pelatihan khusus, sehingga benar-benar siap untuk mengikuti program tersebut, baik dari sisi keilmuan maupun mental berdakwah,” pungkas Ustadz Hafidz saat ditemui saat pelepasan santri beberapa waktu lalu.
Sementara itu, program ini mendapat sambutan hangat dari para takmir masjid dan musholla yang menjadi lokasi penempatan. Salah satu takmir masjid di wilayah perbatasan Bojonegoro-Tuban mengaku sangat senang dengan kehadiran para santri.
“Kami selaku takmir masjid sangat senang dan menyambut gembira program ini. Kehadiran santri tidak hanya menyemarakkan Ramadan, tetapi juga sangat baik untuk mengasah kemampuan dan mental mereka. Kelak ketika sudah terjun ke masyarakat, mereka sudah benar-benar siap,” ujar seorang takmir yang lokasi masjidnya menjadi salah satu titik penempatan.
.Dengan berakhirnya program pada 4 Maret mendatang, para santri diharapkan mampu membawa pulang pengalaman berharga dalam berdakwah di tengah umat, sekaligus mempererat silaturahmi antara pesantren dan masyarakat sekitar. (*red)




















Komentar