Tragedi Sungai Pacal Bojonegoro, Dua Balita Kakak Beradik Tewas Tenggelam

Diduga terpeleset saat bermain di tepi sungai, warga dan tim gabungan lakukan pencarian hingga korban ditemukan meninggal dunia

Bojonegoro, Peristiwa1417 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Peristiwa tragis kembali terjadi di Kabupaten Bojonegoro. Dua balita kakak beradik ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Pacal, Dusun Krajan, Desa Belun, Kecamatan Temayang, Jumat (30/1/2026). Kejadian ini sontak menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, kedua korban saat itu tengah bermain di sekitar tepi Sungai Pacal yang letaknya tidak jauh dari permukiman warga. Diduga kuat, kondisi tanah di sekitar sungai yang licin membuat keduanya terpeleset dan jatuh ke aliran sungai yang sedang berarus cukup deras.

banner 336x280

“Anak-anak itu tadi bermain di pinggir sungai. Kemungkinan karena tanah licin, mereka terpeleset lalu jatuh dan hanyut,” ujar Kepala Desa Belun saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Mengetahui adanya anak tenggelam, warga setempat langsung berupaya melakukan pencarian secara manual dengan menyusuri aliran Sungai Pacal. Pencarian dilakukan secara gotong royong sambil menunggu kedatangan petugas terkait. Setelah sekitar satu jam dilakukan pencarian, korban pertama berhasil ditemukan sekitar pukul 12.15 WIB. Tak berselang lama, sekitar 15 menit kemudian, korban kedua ditemukan tidak jauh dari lokasi awal tenggelam.

Namun nahas, saat ditemukan kedua korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro menerima laporan kejadian sekitar pukul 11.10 WIB. Petugas BPBD kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 12.10 WIB dan tiba di tempat kejadian sekitar pukul 12.35 WIB. Setibanya di lokasi, petugas melakukan asesmen kejadian serta berkoordinasi dengan unsur terkait untuk penanganan pascakejadian.

Selain melakukan pendataan dan asesmen, BPBD Kabupaten Bojonegoro juga memberikan pendampingan kepada keluarga korban di rumah duka. Sebagai bentuk empati dan kepedulian, BPBD menyerahkan bantuan berupa dua paket sembako kepada pihak keluarga yang ditinggalkan.

Dua balita tersebut diketahui bernama Rendy Wijaya (4) dan Rindy Wijaya (4), warga Dusun Krajan RT 02 RW 02, Desa Belun, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Hingga Jumat siang, kedua jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga dan langsung dimakamkan di pemakaman desa setempat.

Dalam proses penanganan kejadian, sejumlah unsur turut terlibat di lapangan, antara lain BPBD Kabupaten Bojonegoro, TNI, Polri, Pemerintah Desa Belun, Satpol PP Kecamatan Temayang, serta masyarakat sekitar yang membantu proses pencarian dan evakuasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bersama akan pentingnya kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya di lingkungan yang berdekatan dengan sungai, saluran air, dan kawasan berisiko lainnya. Pemerintah desa dan masyarakat diimbau untuk meningkatkan upaya pencegahan guna menghindari kejadian serupa terulang di kemudian hari.(mu)

banner 336x280

Komentar