300 Personel Kawal Konser NDX di Bojonegoro, Kapolres Turun Sapa Penonton

Pengamanan konser NDX di GOR Dabonsia berlangsung kondusif. Selain menempatkan personel di sejumlah titik strategis, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty turun langsung menyapa penonton dan mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban

Bojonegoro, Peristiwa520 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Ribuan penonton yang memadati konser NDX di halaman GOR Dabonsia, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, mendapat pengamanan berlapis dari aparat gabungan.

Konser yang berlangsung Jumat malam, 18 September 2026, tersebut mendapat perhatian khusus dari Polres Bojonegoro. Sebanyak 300 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.

banner 336x280

Pengamanan tidak hanya ditempatkan di sekitar panggung. Personel disebar di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk, area penonton, jalur evakuasi, hingga kawasan sekitar lokasi yang berkaitan dengan pengaturan arus lalu lintas.

Pola tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama konser berlangsung. Kerumunan dalam jumlah besar membutuhkan pengaturan agar pergerakan penonton tetap terkendali dan akses keluar-masuk lokasi tidak terganggu.

Di tengah pengamanan tersebut, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty turun langsung memantau situasi di lokasi. Kapolres tidak hanya melakukan pengecekan terhadap personel, tetapi juga berinteraksi dengan masyarakat yang datang menikmati pertunjukan.

AKBP Yenni bahkan menyempatkan diri menyapa para penonton yang berada di area depan panggung. Ia bersalaman dan menyampaikan pesan-pesan keamanan secara langsung kepada masyarakat.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari pola pengamanan yang tidak semata-mata menempatkan polisi sebagai penjaga dari kejauhan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi selama kegiatan berlangsung.

Kapolres mengingatkan penonton agar tetap menjaga ketertiban selama konser. Masyarakat juga diminta memperhatikan barang bawaan masing-masing dan mematuhi arahan petugas apabila terjadi situasi yang membutuhkan pengaturan.

Keselamatan menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Penonton diharapkan tidak mengabaikan jalur yang telah ditentukan maupun instruksi petugas di lokasi.

Bagi kepolisian, keberhasilan pengamanan kegiatan masyarakat tidak hanya diukur dari tidak adanya gangguan keamanan. Kenyamanan penonton dan kelancaran seluruh rangkaian acara juga menjadi bagian dari pelayanan yang harus diberikan.

Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty mengatakan konser berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan berakhir. Tidak terdapat gangguan kamtibmas yang menonjol selama acara berlangsung.

Menurut Yenni, situasi tersebut tidak terlepas dari sinergi antara aparat keamanan, panitia penyelenggara, dan masyarakat. Penonton yang mengikuti aturan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi tetap kondusif.

Apresiasi juga disampaikan kepada masyarakat Bojonegoro yang ikut menjaga keamanan selama konser. Kepolisian menilai partisipasi penonton merupakan bagian penting dari keberhasilan pengamanan.

Di sisi lain, pengamanan konser juga memperlihatkan pentingnya persiapan sebelum kegiatan dimulai. Penempatan personel di pintu masuk, area penonton, jalur evakuasi, dan lalu lintas menunjukkan bahwa potensi gangguan dipetakan sebelum acara berlangsung.

Kesiapan tersebut sejalan dengan apel kesiapsiagaan yang dilakukan Polres Bojonegoro sehari sebelumnya. Dalam kegiatan itu, personel dan sejumlah sarana pendukung seperti peralatan Dalmas, persenjataan, alat komunikasi, serta kendaraan dinas diperiksa untuk memastikan kesiapan operasional.

Artinya, pengamanan konser bukan pekerjaan yang dimulai ketika penonton sudah memenuhi lokasi. Ada rangkaian persiapan personel, pemetaan titik pengamanan, pengecekan sarana, hingga koordinasi lintas instansi yang dilakukan sebelumnya.

Hal lain yang menjadi perhatian adalah komunikasi dengan masyarakat. Imbauan secara langsung kepada penonton menjadi salah satu cara untuk membangun kesadaran bahwa keamanan sebuah kegiatan tidak sepenuhnya berada di tangan petugas.

Penonton memiliki tanggung jawab untuk menjaga barang pribadi, mengikuti aturan, tidak melakukan tindakan yang mengganggu orang lain, serta segera mengikuti arahan petugas ketika diperlukan.

Sementara panitia memiliki tanggung jawab memastikan penyelenggaraan kegiatan berjalan sesuai ketentuan dan mendukung petugas ketika terjadi situasi yang membutuhkan penanganan.

Kolaborasi ketiga unsur tersebut—aparat, penyelenggara, dan masyarakat—menjadi bagian penting dalam menjaga kegiatan berskala besar tetap aman.

Konser NDX di GOR Dabonsia akhirnya berakhir tanpa gangguan kamtibmas yang menonjol. Penonton dapat menikmati pertunjukan hingga selesai dalam situasi yang dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.

Bagi Polres Bojonegoro, pengamanan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan rasa aman dalam berbagai aktivitas masyarakat. Pendekatan humanis yang dilakukan Kapolres di tengah kerumunan juga menunjukkan bahwa pengamanan tidak selalu harus berjarak dengan warga.

Ketika aparat hadir, berkomunikasi, sekaligus memastikan aspek keselamatan berjalan, keamanan menjadi bagian dari pengalaman masyarakat dalam menikmati sebuah kegiatan.

Konser NDX pun bukan sekadar agenda hiburan. Di balik ramainya panggung dan penonton, terdapat kerja pengamanan yang membutuhkan kesiapan personel, koordinasi lintas instansi, kepatuhan panitia, serta kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban.(red)

banner 336x280

Komentar