Halobojonegoro.id, BOJONEGORO — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Padangan-Ngawi, tepatnya di wilayah Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Senin (10/8/2026) malam.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 22.45 WIB tersebut melibatkan sebuah Toyota Alphard dan truk trailer. Peristiwa itu menjadi perhatian setelah diketahui bahwa ulama asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid, berada di dalam Toyota Alphard saat kendaraan tersebut mengalami kecelakaan.
Kecelakaan berlangsung di sekitar lokasi perbaikan jalan wilayah Tinggang. Saat kejadian, arus lalu lintas di jalur tersebut tengah menerapkan sistem buka-tutup karena adanya pekerjaan perbaikan jalan.
Alphard Berhenti di Antrean
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, menjelaskan kronologi kecelakaan bermula ketika Toyota Alphard yang dikemudikan A (31), warga Kecamatan Kanor, Bojonegoro, melaju dari arah utara menuju selatan.
Sesampainya di sebelah utara titik perbaikan jalan wilayah Tinggang, kendaraan tersebut berhenti di belakang sebuah truk yang identitasnya belum diketahui.
“Mobil berhenti karena kendaraan sedang mengantre dalam pemberlakuan sistem buka-tutup arus lalu lintas akibat adanya pekerjaan perbaikan jalan,” ujar Ipda Septian.
Saat Toyota Alphard dalam kondisi berhenti, dari arah belakang melaju truk trailer yang dikemudikan W.P (44), warga Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Jarak yang terlalu dekat membuat truk trailer tersebut kemudian menabrak bagian belakang Toyota Alphard.
Polisi Dugaan Pengemudi Truk Mengantuk
Berdasarkan hasil penanganan awal, polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengemudi truk trailer dalam kondisi mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya.
“Diduga pengemudi truk mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak mobil Toyota Alphard yang berada di depannya,” kata Ipda Septian.
Benturan dari arah belakang tersebut kemudian mengakibatkan Toyota Alphard yang membawa KH Anwar Zahid terlibat dalam kecelakaan.
Dalam peristiwa tersebut terdapat tiga orang yang tercatat terlibat, yakni A sebagai pengemudi Toyota Alphard, KH Anwar Zahid sebagai penumpang, serta W.P sebagai pengemudi truk trailer.
Polisi Lakukan Pemeriksaan
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro langsung mendatangi lokasi setelah kecelakaan terjadi. Penanganan dilakukan dengan memeriksa kondisi kendaraan serta mendata pihak-pihak yang terlibat.
Polisi juga melakukan pemeriksaan untuk mengumpulkan informasi mengenai rangkaian kejadian dan memastikan penyebab kecelakaan secara lebih lengkap.
Kecelakaan tersebut menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi ruas jalan yang sedang dalam proses perbaikan dan menerapkan sistem buka-tutup arus.
Pengemudi juga diimbau menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Faktor kelelahan maupun mengantuk dapat mengurangi konsentrasi dan kemampuan mengendalikan kendaraan, terlebih ketika kendaraan melaju di jalur dengan kondisi lalu lintas yang tidak normal.(red)














Komentar