Dari Balai Kecamatan ke Atap Rumah Warga, Solidaritas Tambakrejo Bangkit Pascaputing Beliung

Forkopimcam, aparat desa, dan warga bahu-membahu memulihkan rumah terdampak, memastikan kehidupan kembali berjalan di tengah ancaman cuaca ekstrem

Bojonegoro, Peristiwa639 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Pascaterjangan angin puting beliung yang melanda Kecamatan Tambakrejo, denyut solidaritas warga langsung terasa di sejumlah desa terdampak. Di tengah puing genting berserakan dan batang pohon tumbang, aparatur pemerintah dan masyarakat turun bersama, mengubah kepanikan menjadi gerak cepat pemulihan.

Sejak Sabtu (24/1/2026) pagi, Camat Tambakrejo bersama jajaran Polsek setempat terlihat berada di tengah warga, ikut memperbaiki rumah-rumah yang rusak akibat terpaan angin kencang. Tanpa sekat jabatan, mereka membaur dalam kerja bakti, mengangkat genting, membersihkan material bangunan, hingga memangkas pohon roboh yang menghambat akses permukiman.

banner 336x280

Gerakan gotong royong tersebut melibatkan unsur Forkopimcam Tambakrejo, pemerintah desa, Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas), serta warga setempat. Desa Bakalan menjadi salah satu titik fokus perbaikan, mengingat sejumlah rumah di wilayah tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan membutuhkan penanganan segera agar kembali layak huni.

Perbaikan difokuskan pada bagian atap dan dinding rumah yang rusak akibat terjangan angin puting beliung. Bagi warga, kehadiran langsung unsur pemerintah dan kepolisian di lokasi bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga suntikan semangat di tengah situasi sulit pascabencana.

Camat Tambakrejo menegaskan bahwa keterlibatan seluruh unsur merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam meringankan beban masyarakat. Menurutnya, penanganan awal menjadi kunci agar dampak bencana tidak berlarut-larut dan kehidupan warga dapat kembali berjalan secara bertahap.

“Kami hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat pascabencana. Penanganan awal ini penting agar kerusakan tidak semakin parah dan warga bisa kembali beraktivitas,” ujarnya di sela-sela kegiatan kerja bakti.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan kepedulian seluruh pihak, mulai dari aparat pemerintah, kepolisian, hingga masyarakat yang dengan sukarela terlibat dalam proses pemulihan.

Hal senada disampaikan oleh unsur Forkopimcam Tambakrejo yang mengapresiasi gerak cepat seluruh pemangku kepentingan. Sehari setelah bencana terjadi, BPBD, Damkarmat, pemerintah desa, Linmas, dan masyarakat langsung bergerak melakukan perbaikan rumah warga di Desa Gading dan Desa Bakalan.

“Alhamdulillah, sekitar 90 persen genting atap rumah warga sudah terpasang kembali. Sebagian besar rumah kini sudah bisa dihuni,” ungkap perwakilan Forkopimcam.

Sebelumnya, hujan deras yang disertai angin puting beliung menerjang wilayah Tambakrejo pada Jumat (23/1/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya 17 rumah warga di Desa Gading dan Desa Bakalan mengalami kerusakan, dengan tingkat kerusakan bervariasi dari ringan hingga cukup parah.

Hingga kini, proses pendataan kerusakan serta penanganan lanjutan masih terus dilakukan oleh pihak terkait di Kabupaten Bojonegoro. Pemerintah daerah bersama instansi teknis berupaya memastikan seluruh warga terdampak mendapat penanganan sesuai kebutuhan.

Di tengah upaya pemulihan, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Gotong royong yang ditunjukkan warga Tambakrejo menjadi bukti bahwa di balik bencana, solidaritas dan kehadiran negara di tingkat paling dekat dengan rakyat tetap menjadi kekuatan utama untuk bangkit. (Mu)

banner 336x280

Komentar