Halobojonegoro.id, BOJONEGORO — Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Golkar, Eko Wahyudi, menggelar silaturahmi bersama penyuluh pertanian, perikanan, dan kehutanan se-Kabupaten Bojonegoro di Eastern Hotel, Jumat (9/5/2026). Pertemuan ini menjadi wadah koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan para penyuluh yang menjadi ujung tombak pendampingan petani.
Dalam forum tersebut, Eko Wahyudi menekankan pentingnya kehadiran penyuluh di lapangan untuk membangun kedekatan dengan petani, sehingga program ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal. “Penyuluh tidak hanya mendampingi petani, tetapi harus menjadi bagian dari keluarga mereka,” ujarnya.
Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi Bojonegoro. Ia mengajak semua pihak memperkuat sinergi agar produksi pertanian tetap terjaga, terutama di tengah ancaman musim kemarau panjang akibat El Nino.
Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Selvi, menegaskan komitmen penyuluh untuk terus hadir di masyarakat, mendampingi petani, serta memanfaatkan aplikasi “Elaku” untuk pelaporan dan pengawasan lapangan.
Forum juga membahas prediksi dampak El Nino terhadap ribuan hektare lahan pertanian. Langkah antisipasi yang dibahas mencakup perbaikan irigasi, penyediaan bibit unggul, pupuk, pengendalian hama, hingga pembangunan infrastruktur pertanian.
Menurut data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, produksi pertanian Bojonegoro meningkat dari 710 ribu ton menjadi 856 ribu ton, hasil sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, dan petani. Keberhasilan ini menjadi bukti pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan dan mendukung produktivitas pertanian di wilayah ini.(*red)














Komentar