
Halobojonegoro.id,
Anda bilang:
ChatGPT bilang:
Berikut versi judul dan narasi berita dengan enggel pengawasan anggaran dan akuntabilitas proyek, ditulis dengan gaya jurnalis senior dan berbeda dari sumber awal:

Komisi D DPRD Bojonegoro Soroti Keterlambatan Proyek Damkar, Kontraktor Diminta Kejar Target
Bojonegoro – Fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah kembali ditegaskan oleh DPRD Kabupaten Bojonegoro. Melalui Komisi D DPRD Bojonegoro, para wakil rakyat turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah proyek strategis yang dibiayai APBD Tahun Anggaran 2025, Kamis (4/12/2025).
Sidak tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi kualitas, waktu, maupun pemanfaatan anggaran. Dalam kegiatan itu, Komisi D didampingi perwakilan dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Bojonegoro selaku pejabat pembuat komitmen sekaligus pemberi pekerjaan.
Salah satu titik perhatian utama adalah proyek pembangunan Gedung Pemadam Kebakaran (Damkar) yang hingga awal Desember ini belum menunjukkan kemajuan signifikan. Dalam dialog bersama pihak konsultan proyek, Ketua Komisi D, Imam Sholikin, secara langsung meminta penjelasan rinci terkait perkembangan fisik bangunan.
Dari laporan konsultan, progres proyek baru mencapai sekitar 62 persen. Namun, hasil pengamatan di lapangan mengindikasikan adanya deviasi cukup besar, yakni keterlambatan sekitar 19 persen dari target yang seharusnya telah dicapai. Kondisi tersebut dinilai berpotensi kuat menyebabkan molornya waktu penyelesaian proyek.
Menanggapi temuan itu, Imam Sholikin menegaskan perlunya langkah percepatan dari pihak pelaksana. Ia meminta kontraktor segera melakukan evaluasi dan penambahan ritme kerja agar ketertinggalan dapat dikejar.
“Kami berharap dalam satu minggu ke depan sudah terlihat peningkatan progres minimal 10 persen,” tegasnya, mengingat tenggat waktu penyelesaian proyek yang tersisa hingga 27 Desember 2025.
Sementara itu, pihak konsultan menyatakan kesiapannya untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Komisi D pun menegaskan akan terus melakukan pengawasan lanjutan guna memastikan komitmen tersebut benar-benar direalisasikan di lapangan. (Red)



















Komentar