Jadwal Sidak Komisi D DPRD Kabupaten Bojonegoro, Tinjau Kegiatan Fisik Proyek Tahun 2025

banner 468x60

Halobojonegoro.id,

Anda bilang:
Bertindak sebagai jurnalis senior buatkan saya judul dan narasi berita dengan enggel yang berbeda dari sumber berikut: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro melalui Komisi D, Pada kamis 04/12/202melaksanakan tugas inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah Daerah kabupaten Bojonegoro tahun anggaran 2025. Anggota DPRD Melakukan Sidak merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan program proyek terlaksana sesuai rencana.
Dengan didampingi oleh petugas perwakilan dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKP Cipta Karya) sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dan pemberi pekerjaan, Beserta Seluruh anggota Komisi D hadir dalam kegiatan pengawasan tersebut. Pada kesempatan tersebut lokasi yang mendapat bagian di sidak adalah proyek pembangunan gedung Pemadam Kebakaran (Damkar) yang hingga kini belum rampung.
Dalam pertemuan dengan pihak konsultan proyek, Ketua Komisi D, Imam Sholikin, menanyakan detail progres pembangunan.
Pihak konsultan melaporkan bahwa progres pembangunan baru mencapai sekitar 62%. Namun, temuan di lapangan menunjukkan adanya kemunduran progres sekitar 19% dari target yang seharusnya. Kemunduran signifikan ini dipastikan akan mengakibatkan keterlambatan penyelesaian proyek dari jadwal yang telah ditetapkan.
Menyikapi temuan tersebut, Imam Sholikin secara tegas berharap pihak kontraktor proyek dapat segera mengejar ketertinggalan. “Kami meminta agar minggu depan diupayakan ada peningkatan progres minimal 10%,” ujar Imam Sholikin.
Permintaan ini mengingat batas waktu penyelesaian proyek yang tersisa hingga 27 Desember 2025.” “Namun Pihak konsultan menyatakan komitmennya untuk berupaya semaksimal mungkin agar progres dapat terselesaikan tepat waktu.”Ucapnya
ChatGPT bilang:

Berikut versi judul dan narasi berita dengan enggel pengawasan anggaran dan akuntabilitas proyek, ditulis dengan gaya jurnalis senior dan berbeda dari sumber awal:

banner 336x280

Komisi D DPRD Bojonegoro Soroti Keterlambatan Proyek Damkar, Kontraktor Diminta Kejar Target

Bojonegoro – Fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah kembali ditegaskan oleh DPRD Kabupaten Bojonegoro. Melalui Komisi D DPRD Bojonegoro, para wakil rakyat turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah proyek strategis yang dibiayai APBD Tahun Anggaran 2025, Kamis (4/12/2025).

Sidak tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi kualitas, waktu, maupun pemanfaatan anggaran. Dalam kegiatan itu, Komisi D didampingi perwakilan dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Bojonegoro selaku pejabat pembuat komitmen sekaligus pemberi pekerjaan.

Salah satu titik perhatian utama adalah proyek pembangunan Gedung Pemadam Kebakaran (Damkar) yang hingga awal Desember ini belum menunjukkan kemajuan signifikan. Dalam dialog bersama pihak konsultan proyek, Ketua Komisi D, Imam Sholikin, secara langsung meminta penjelasan rinci terkait perkembangan fisik bangunan.

Dari laporan konsultan, progres proyek baru mencapai sekitar 62 persen. Namun, hasil pengamatan di lapangan mengindikasikan adanya deviasi cukup besar, yakni keterlambatan sekitar 19 persen dari target yang seharusnya telah dicapai. Kondisi tersebut dinilai berpotensi kuat menyebabkan molornya waktu penyelesaian proyek.

Menanggapi temuan itu, Imam Sholikin menegaskan perlunya langkah percepatan dari pihak pelaksana. Ia meminta kontraktor segera melakukan evaluasi dan penambahan ritme kerja agar ketertinggalan dapat dikejar.

“Kami berharap dalam satu minggu ke depan sudah terlihat peningkatan progres minimal 10 persen,” tegasnya, mengingat tenggat waktu penyelesaian proyek yang tersisa hingga 27 Desember 2025.

Sementara itu, pihak konsultan menyatakan kesiapannya untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal. Komisi D pun menegaskan akan terus melakukan pengawasan lanjutan guna memastikan komitmen tersebut benar-benar direalisasikan di lapangan. (Red)

banner 336x280

Komentar