Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, mengajak seluruh kader PKK di tingkat desa untuk mengambil peran lebih besar sebagai agen perubahan dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. Peran tersebut dinilai sangat penting untuk mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Pesan tersebut disampaikan Cantika Wahono saat menghadiri kegiatan kunjungan dan pelatihan TP PKK Kabupaten Bojonegoro di Desa Jumok, Kecamatan Ngraho, Senin (22/6/2026).
Dalam arahannya, Cantika menegaskan bahwa kader PKK merupakan ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, keberadaan mereka sangat strategis dalam mendampingi keluarga, terutama dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menekan angka stunting.
“Perubahan besar harus dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Kita mulai dari rumah masing-masing dengan menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok agar anak-anak tumbuh sehat dan optimal,” ujar Cantika.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bergantung pada program pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif kader di tingkat desa yang mampu menjadi penggerak perubahan perilaku masyarakat.
Garda Terdepan Pendamping Keluarga
Cantika menjelaskan bahwa kader PKK memiliki peran penting dalam mengawal kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, hingga pemantauan tumbuh kembang balita. Pendampingan yang dilakukan secara rutin dinilai mampu menjadi langkah preventif untuk mencegah berbagai persoalan kesehatan keluarga.
Selain itu, kader PKK juga didorong untuk terus mengampanyekan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Pengabdian para kader ini sangat mulia. Apa yang dilakukan bukan hanya membantu masyarakat, tetapi juga menjadi amal dan ibadah yang memberikan manfaat luas bagi lingkungan sekitar,” tuturnya.
Kunjungan Jadi Suntikan Semangat Kader Desa
Kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro mendapat sambutan hangat dari para kader dan pengurus PKK Desa Jumok. Mereka menilai kunjungan tersebut menjadi motivasi baru untuk meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua TP PKK Desa Jumok, Anggi Risdina, mengaku arahan yang diberikan menjadi bekal berharga dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan keluarga di tingkat desa.
“Arahan dari Ibu Cantika menjadi motivasi bagi kami untuk semakin aktif bergerak dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah desa untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera,” katanya.
Wujud Nyata Kepedulian untuk Kelompok Rentan
Tidak hanya memberikan pembinaan dan pelatihan, dalam kesempatan tersebut Cantika Wahono juga menyerahkan berbagai bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan.
Bantuan diberikan kepada lansia sebatang kara, balita stunting, ibu hamil dengan kondisi gizi kurang, serta remaja putri yang mengalami masalah gizi. Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus.
Salah satu penerima bantuan, Ramini, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan. Ia berharap bantuan tersebut menjadi berkah sekaligus penyemangat untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
Hal senada disampaikan Luluk Istiqomah, orang tua balita yang mengalami gizi kurang. Menurutnya, pendampingan dan perhatian dari TP PKK sangat membantu keluarganya dalam memperbaiki kondisi kesehatan anak.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur. Semoga dengan bantuan dan pendampingan ini anak saya bisa tumbuh lebih sehat dan berat badannya terus meningkat,” ungkapnya.
Perubahan Dimulai dari Desa
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Bojonegoro menegaskan bahwa pembangunan keluarga berkualitas harus dimulai dari tingkat desa. Dengan dukungan kader yang aktif, program kesehatan, pemberdayaan perempuan, hingga penanganan stunting diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kader PKK pun diharapkan terus menjadi motor penggerak perubahan sosial yang mampu menghadirkan keluarga sehat, kuat, dan berdaya sebagai fondasi utama kemajuan Kabupaten Bojonegoro.(red)
















Komentar