Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Upaya memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Bojonegoro terus dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas institusi. Salah satu langkah strategis ditunjukkan Kapolres Bojonegoro, Afrian Satya Permadi, yang melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Subdenpom V/2-1 Bojonegoro, Senin (4/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan hubungan kelembagaan antara Polri dan TNI, khususnya dalam membangun komunikasi, koordinasi, serta soliditas antaraparat penegak hukum di daerah.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu, kedua pihak membahas berbagai isu strategis terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk pola koordinasi dalam menghadapi dinamika sosial maupun potensi gangguan keamanan di wilayah Bojonegoro.
Afrian menegaskan, komunikasi yang kuat di tingkat pimpinan akan berdampak langsung terhadap harmonisasi dan efektivitas kerja personel di lapangan.
“Sinergitas antar-instansi menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan tugas pengamanan dan penegakan hukum. Dengan komunikasi yang baik, soliditas di lapangan akan semakin kuat,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan keamanan saat ini menuntut respons yang cepat, terukur, dan terkoordinasi. Karena itu, hubungan kemitraan antara Polres dan unsur TNI, khususnya Polisi Militer, harus terus dijaga dan diperkuat.
Selain membahas situasi kamtibmas, pertemuan tersebut juga menjadi ruang bertukar pandangan mengenai langkah-langkah preventif guna meminimalisir potensi gesekan di lapangan, sekaligus mempercepat penyelesaian persoalan yang membutuhkan koordinasi lintas sektoral.
Kapolres berharap kemitraan yang selama ini terjalin antara Polres Bojonegoro dan Subdenpom dapat menjadi pondasi kuat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami ingin sinergi ini terus terjaga demi memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi masyarakat Bojonegoro,” tambahnya.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus membangun komunikasi intensif dan menjaga soliditas antarpenegak hukum, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Bojonegoro yang aman, damai, dan kondusif.(red)




















Komentar