Pemkab Bojonegoro Buka Pendaftaran Beasiswa 2026 hingga 10 April, Ini Syarat dan Kategorinya

Dinas Pendidikan targetkan peningkatan SDM, mahasiswa Bojonegoro diminta manfaatkan peluang beasiswa keluarga miskin hingga tugas akhir

banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali membuka peluang besar bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa tahun anggaran 2026. Program ini menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, pendaftaran beasiswa gelombang pertama telah resmi dibuka sejak 9 Maret 2026 dan akan berlangsung hingga 10 April 2026. Momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa asal Bojonegoro yang memenuhi persyaratan.

banner 336x280

Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap akses pendidikan yang lebih merata.

Menurutnya, pendidikan tinggi menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong kemajuan daerah, sehingga dukungan pembiayaan melalui beasiswa menjadi langkah strategis yang terus diperkuat setiap tahunnya.

“Program ini kami hadirkan untuk membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat Bojonegoro agar bisa menempuh pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya,” ujarnya.

Seiring berakhirnya masa libur Idulfitri, pihaknya optimistis jumlah pendaftar akan mengalami peningkatan signifikan. Sosialisasi pun terus digencarkan hingga ke tingkat kecamatan agar informasi tidak hanya beredar di perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah pedesaan.

Dalam skema tahun ini, terdapat beberapa kategori beasiswa yang bisa diakses oleh mahasiswa, di antaranya beasiswa untuk keluarga kurang mampu, mahasiswa pondok pesantren, serta bantuan bagi mahasiswa yang tengah menyelesaikan tugas akhir.

Selain itu, Pemkab Bojonegoro juga tengah menyiapkan pengembangan program baru seperti beasiswa scientist dan program unggulan “Satu Desa Sepuluh Sarjana”. Kedua program tersebut masih dalam tahap penyusunan regulasi agar implementasinya tepat sasaran dan memiliki dampak jangka panjang.

Anwar menekankan bahwa seluruh proses dirancang dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Hal ini penting untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh mahasiswa yang berhak.

Ia pun mengingatkan agar mahasiswa yang memiliki KTP Bojonegoro tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, mengingat program ini tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga menjadi dorongan moral untuk terus berprestasi.

“Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan. Kami mengajak mahasiswa segera mendaftar sebelum batas waktu berakhir,” tegasnya.

Program beasiswa ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda Bojonegoro yang unggul, kompetitif, serta siap menghadapi tantangan global. Dengan dukungan pendidikan yang lebih baik, pemerintah daerah optimistis pembangunan berbasis SDM dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut terkait persyaratan dan mekanisme pendaftaran, masyarakat dapat mengakses kanal resmi yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.(red)

Link : https://bit.ly/BeasiswaPTbjn

banner 336x280

Komentar