Pemkab Bojonegoro Ikuti Sosialisasi PKG Laksanakan Program Prioritas Presiden RI

Pemerintahan663 Dilihat
banner 468x60

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengikuti secara daring sosialisasi program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi warga yang berulang tahun. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Senin (20/1/2025) di Sinergy Room Gedung Pemkab Bojonegoro. Selain sosialisasi program PKG, acara ini juga diisi dengan pembahasan mengenai langkah konkret untuk mengendalikan inflasi di daerah pada tahun 2025 serta evaluasi pengendalian inflasi yang telah dilaksanakan di Kabupaten Bojonegoro.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian turut memberikan paparan terkait dengan 8 misi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, khususnya pada poin keempat yang menekankan pentingnya memperkuat pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. Menurut Mendagri, sumber daya manusia yang berkualitas menjadi salah satu faktor utama untuk mewujudkan Indonesia Emas, terutama dengan memanfaatkan potensi besar dari jumlah usia produktif yang mencapai 68,7 persen.

banner 336x280

Lebih lanjut, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa agar usia produktif di Indonesia benar-benar dapat memberikan dampak positif, salah satu hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah program kesehatan yang optimal. Ia mengungkapkan bahwa selain pendidikan, kesehatan menjadi faktor utama untuk memastikan bahwa generasi Indonesia dapat tumbuh menjadi produktif dan berdaya saing tinggi.

Salah satu program kesehatan yang ditekankan dalam sosialisasi tersebut adalah makanan bergizi gratis dan pemeriksaan kesehatan gratis (PKG). Mendagri menjelaskan bahwa dengan pengelolaan yang tepat dalam bidang kesehatan, anak-anak di Indonesia bisa tumbuh sehat, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk berkembang dan menjadi bagian dari masa depan yang lebih baik. Ia juga menyarankan untuk membuka Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai fasilitas untuk olahraga, yang anggarannya dapat lebih efisien dibandingkan dengan subsidi untuk kesehatan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa program PKG ini merupakan program bersejarah yang menyasar sekitar 280 juta jiwa, mulai dari bayi yang baru lahir. Program ini, menurut Menkes, bahkan memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan dengan program vaksinasi Covid-19. PKG telah masuk dalam 17 program prioritas nasional dan 8 program hasil terbaik yang cepat (quick win). Menkes menjelaskan bahwa dengan semakin sehatnya masyarakat, harapan hidup akan semakin panjang, karena banyak penyakit yang dapat dicegah. Ia juga menegaskan pentingnya melakukan skrining kesehatan untuk deteksi dini, dan mengubah pola hidup masyarakat agar lebih sehat. PKG direncanakan akan diluncurkan pada Februari mendatang.(***)

banner 336x280

Komentar