Petugas kepolisian yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas agar tetap berjalan lancar. Akibat kecelakaan tunggal tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Insiden terjadi malam hari di Desa Clebung, sopir alami luka dan dilarikan ke puskesmas, kerugian capai Rp10 juta

Bojonegoro, Peristiwa758 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur penghubung antar kabupaten di wilayah Bojonegoro. Sebuah truk mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak pohon di tepi jalan, diduga akibat pengemudi kehilangan kendali saat berkendara.

Peristiwa tersebut terjadi di ruas Jalan Raya Bojonegoro–Nganjuk, tepatnya di wilayah Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin malam (23/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

banner 336x280

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Satlantas Polres Bojonegoro, kendaraan yang terlibat merupakan truk Isuzu bernomor polisi S-9480-WD yang dikemudikan oleh Abdul Khafid Rudianto (36), warga Kabupaten Mojokerto.

Dari hasil keterangan saksi di lokasi, truk tersebut melaju dari arah barat menuju timur. Saat memasuki titik kejadian, pengemudi diduga kurang konsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kiri dan akhirnya menabrak pohon di sisi utara jalan.

“Pengemudi diduga lengah sehingga kendaraan kehilangan kendali, kemudian keluar jalur dan menabrak pohon di tepi jalan,” ujar petugas.

Benturan cukup keras mengakibatkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan signifikan. Pengemudi dilaporkan mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, kernet truk, Yuda Ernawan (37), yang turut berada di dalam kendaraan, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan serangkaian penanganan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pengamanan kendaraan, hingga pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan di jalur tersebut.

Selain itu, aparat juga mengimbau kepada para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hari yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi akibat keterbatasan jarak pandang dan potensi kelelahan pengemudi.

Akibat kejadian ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga konsentrasi dan kondisi fisik saat berkendara, terutama di jalur antar kota yang minim penerangan dan rawan kecelakaan.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan faktor penyebab kecelakaan secara menyeluruh.(Mu)

banner 336x280

Komentar