PRNU Petung Studi Tiru ke Ngasem, Belajar Tata Kelola dan Kemandirian Ekonomi

Kunjungan ini membuka wawasan baru tentang pengelolaan organisasi dan ekosistem usaha jam’iyah yang berkelanjutan.

Bisnis, Inspiratif901 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, – Upaya memperkuat tata kelola sekaligus mendorong kemandirian organisasi dilakukan oleh PRNU Petung melalui kunjungan studi tiru ke MWCNU Ngasem, Ahad (5/7/2026). Rombongan pengurus ranting dan badan otonom NU disambut hangat di kantor cabang setempat, lengkap dengan pemaparan strategi pengelolaan organisasi dan pembangunan ekonomi jam’iyah yang berkelanjutan.

Ketua Tanfidziyah PRNU Petung, Kiai Askori, menegaskan bahwa Ngasem dipilih karena terbukti berhasil membangun sistem organisasi dan ekonomi yang maju hingga meraih penghargaan nasional. “Keberhasilan dan inovasi yang dibangun MWCNU Ngasem jadi contoh nyata. Semoga pengalaman ini bisa diterapkan juga agar PRNU Petung makin maju dan mandiri,” ujarnya.

banner 336x280

Sementara itu, Rais Syuriyah MWCNU Ngasem, KH Abdul Kharis, menekankan bahwa capaian tidak diraih secara instan. Menurutnya, keberhasilan lahir dari kerja keras, komitmen, kualitas SDM, serta kepercayaan masyarakat yang tumbuh karena pengurus bekerja profesional dan transparan. “Kalau pondasi itu kuat, usaha-usaha bersama akan tumbuh dan berkembang baik,” jelasnya.

Rombongan juga diajak berkeliling ke Gedung Penggerak Ekonomi NU Ngasem, bangunan lima lantai yang menjadi pusat aktivitas ekonomi cabang. Di dalamnya terdapat swalayan, kantor BMT, hotel, pusat kuliner, ruang pertemuan, hingga fasilitas olahraga dan rekreasi. Ketua Tim Studi Tiru PRNU Petung, Badrut Tamam, mengaku terkesan melihat ekosistem usaha yang tertata rapi dan terpadu.

Kunjungan ini menjadi bukti bahwa kemandirian ekonomi jam’iyah bukan sekadar wacana, melainkan bisa diwujudkan dengan tata kelola rapi, kepemimpinan visioner, serta sinergi erat antara pengurus dan warga. PRNU Petung berharap dapat mengadopsi praktik baik tersebut untuk memperkokoh organisasi sekaligus membangun ekonomi ranting yang mandiri, kuat, dan bermanfaat luas bagi masyarakat.(*red)

banner 336x280

Komentar