Respons Cepat Polisi Bojonegoro: Laka Tunggal Pelajar di Sumberrejo Ditangani Kurang dari 5 Menit

Motor Scoopy tabrak pohon di Desa Sumuragung, korban selamat dengan luka ringan; Polsek Sumberrejo sigap evakuasi dan amankan lalu lintas

Bojonegoro, Peristiwa1280 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Kecepatan respons aparat kepolisian kembali menjadi sorotan positif di Kabupaten Bojonegoro. Jajaran Polsek Sumberrejo menunjukkan kesigapan luar biasa saat menangani kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan seorang pelajar di jalur PUK Sumberrejo–Kanor, tepatnya di wilayah Desa Sumuragung, Kamis (26/03/2026) siang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Korban diketahui berinisial Mulyarama Ardian (18), warga Desa Pekuwon, yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi S-4300-AA dari arah utara menuju selatan.

banner 336x280

Berdasarkan keterangan di lokasi, sesampainya di titik kejadian, kendaraan yang dikendarai korban tiba-tiba kehilangan kendali dan oleng ke arah kanan. Dalam hitungan detik, motor tersebut menghantam pohon di bahu jalan dengan benturan cukup keras.

Meski kondisi sepeda motor mengalami kerusakan pada bagian depan, korban beruntung hanya mengalami luka ringan dan masih dalam kondisi sadar.

Salah satu saksi mata, Syailendra (33), warga setempat, mengungkapkan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat dan di luar dugaan.

“Awalnya motor melaju normal, tapi tiba-tiba oleng ke kanan. Pengendaranya seperti tidak bisa mengendalikan setir, lalu langsung menabrak pohon. Benturannya cukup keras,” ujarnya di lokasi kejadian.

Hal yang tak kalah menjadi perhatian adalah respons cepat dari aparat kepolisian. Warga yang segera melaporkan kejadian tersebut langsung mendapat tindak lanjut sigap dari petugas.

Hanya dalam waktu sekitar lima menit setelah laporan diterima, unit laka lantas Polsek Sumberrejo sudah tiba di lokasi kejadian.

Petugas yang terdiri dari Aiptu Mulyono dan Aipda Minan langsung melakukan serangkaian tindakan cepat, mulai dari evakuasi korban, pengamanan lokasi, hingga pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan.

“Tidak lama setelah dilaporkan, polisi sudah datang. Langsung membantu korban dan mengatur jalan,” tambah Syailendra.

Selain melakukan penanganan di lapangan, petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk Dion Mei Gianto (35), untuk melengkapi proses penyelidikan dan administrasi kejadian.

Akibat insiden tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp2 juta.

Kapolsek Sumberrejo, Iptu Zakaria Abdul Rahim, melalui jajarannya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya kalangan pelajar, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

Ia menekankan pentingnya menjaga konsentrasi, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi kurang prima.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa faktor kelalaian sekecil apa pun dapat berujung pada kecelakaan. Di sisi lain, kecepatan respons aparat kepolisian menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Dengan kesiapsiagaan seperti ini, diharapkan penanganan setiap kejadian di jalan raya dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan mampu meminimalisir dampak yang lebih besar.(Mu)

banner 336x280

Komentar