Bangun Generasi Berkarakter, MBS Al Amin Bekali Guru dengan Pemahaman Psikologi Anak

Pendidikan karakter dinilai tidak cukup dengan disiplin, tetapi membutuhkan pendekatan emosional dan komunikasi yang tepat.

banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Penguatan pendidikan karakter terus menjadi perhatian serius Pondok Pesantren MBS Al Amin Religi (Riset dan Teknologi) Bojonegoro dalam mencetak generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara mental dan emosional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui seminar pendidikan bertajuk “Upgrade Mindset Guru: Psikologi sebagai Kunci Sukses Mengajar” yang digelar di Aula Simponi, Kamis (14/5/2026), dan diikuti oleh seluruh pengasuh, guru, serta tenaga pendidik di lingkungan pondok pesantren.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pesantren dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Para peserta diajak memahami bahwa keberhasilan proses belajar mengajar tidak semata ditentukan oleh penguasaan materi pembelajaran, tetapi juga oleh kemampuan pendidik dalam memahami kondisi psikologis, karakter, dan kebutuhan emosional peserta didik.

banner 336x280

Psikolog Derny Irawati, S.Psi, dalam pemaparannya menegaskan bahwa pembentukan karakter anak tidak hanya lahir dari aturan, tata tertib, maupun pola kedisiplinan yang diterapkan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, interaksi sehari-hari antara guru, pengasuh, dan peserta didik justru menjadi faktor dominan dalam membangun kepribadian anak. Sikap penuh empati, komunikasi yang sehat, dan energi positif dari seorang pendidik akan memberikan pengaruh besar terhadap tumbuh kembang mental anak.

Ia menjelaskan, anak yang tumbuh dalam lingkungan yang aman secara emosional cenderung lebih mudah mengembangkan potensi diri, memiliki rasa tanggung jawab, serta tumbuh menjadi pribadi yang mandiri. Sebaliknya, pendekatan yang terlalu keras, tekanan verbal, maupun pola komunikasi yang negatif berpotensi memunculkan hambatan psikologis yang dapat memengaruhi motivasi belajar dan perkembangan karakter peserta didik.

Penguatan materi juga disampaikan Sri Endah Wahyuningsih, S.Si, yang memaparkan pendekatan ilmiah terkait hubungan kondisi emosional anak dengan perkembangan kemampuan berpikir. Ia menjelaskan bahwa lingkungan belajar yang positif mampu mendukung perkembangan fungsi otak, meningkatkan daya serap pembelajaran, serta membangun rasa percaya diri anak dalam menghadapi berbagai tantangan akademik maupun sosial.

Melalui seminar ini, Pondok Pesantren MBS Al Amin Bojonegoro berharap seluruh tenaga pendidik mampu melakukan transformasi pola mengajar yang lebih humanis, adaptif, dan berorientasi pada perkembangan karakter. Pesantren menegaskan bahwa guru bukan hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi figur utama dalam membimbing pertumbuhan mental, emosional, dan akhlak peserta didik secara utuh.(red)

banner 336x280

Komentar