Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Polemik terkait proses rekrutmen pegawai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Kalitidu akhirnya mendapat klarifikasi. Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Kalitidu sekaligus Kepala Desa Pungpungan, Slamet Hari Hadi, menegaskan bahwa pernyataan yang sebelumnya berkembang di publik terjadi akibat adanya miskomunikasi dalam penyampaian informasi.
Slamet menjelaskan, proses penerimaan calon pegawai KDKMP pada prinsipnya tetap dibuka secara luas bagi masyarakat. Ia memastikan seluruh pelamar masih memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti tahapan seleksi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang.
Menurutnya, nama-nama yang sempat beredar sebelumnya bukanlah keputusan akhir terkait penempatan tenaga kerja. Sebab, seluruh proses seleksi lanjutan hingga penetapan akhir calon pegawai nantinya akan dilakukan langsung oleh PT Agrinas sebagai pihak yang memiliki kewenangan penuh dalam proses rekrutmen.
“Terkait informasi yang beredar sebelumnya memang terjadi sedikit miskomunikasi. Pada prinsipnya semua masyarakat tetap bisa mendaftar dan mengikuti proses seleksi,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Ia juga membantah adanya praktik titipan, intervensi, maupun penunjukan langsung terhadap calon pegawai seperti yang sempat menjadi pembahasan di tengah masyarakat. Menurutnya, seluruh tahapan tetap berjalan secara terbuka dan profesional melalui seleksi resmi.
Slamet pun mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu yang belum terverifikasi. Ia meminta para calon pelamar tetap mengikuti prosedur pendaftaran di masing-masing KDKMP dan menunggu tahapan seleksi resmi. Dengan adanya klarifikasi tersebut, diharapkan polemik yang sempat berkembang dapat mereda dan masyarakat tetap percaya terhadap proses rekrutmen yang sedang berjalan.(red)



















Komentar