KKG SMA MBS Al Amin: Strategi Menakar Lulusan Kompetitif Lewat Passing Grade

KKG SMA MBS Al Amin memperkuat strategi pemetaan kualitas lulusan melalui penerapan passing grade sebagai tolok ukur kesiapan siswa menghadapi persaingan pendidikan dan dunia kerja

banner 468x60

Halobojonegoro.id, BOJONEGORO – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan mencetak lulusan yang mumpuni di era kompetisi global, SMA MBS Al Amin Religi (Riset dan Teknologi) Bojonegoro menggelar kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) dengan tema sentral “Best Practice Strategi Penetapan Standar Kelulusan dengan Model Passing Grade untuk Mewujudkan Lulusan Kompetitif”. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (19/8/2026) ini dihadiri oleh seluruh dewan guru sebagai ajang sharing pengalaman dan belajar bersama .

Menarik perhatian, narasumber dalam kegiatan ini adalah Ustadz Robi Faja Abdillah, S.Pi., alumnus IPB (Institut Pertanian Bogor) yang sehari-hari mengampu mata pelajaran Matematika di sekolah tersebut . Dalam sesi yang berlangsung interaktif tersebut, Ustadz Robi tidak hanya membawakan materi secara teoritis, tetapi juga membagikan praktik terbaik (best practice) yang telah ia terapkan di kelas.

banner 336x280

Ustadz Robi menjelaskan bahwa penetapan standar kelulusan menggunakan model passing grade bukan sekadar tentang menentukan angka minimal nilai. Lebih dari itu, model ini berfungsi sebagai “filter” strategis untuk memastikan bahwa setiap siswa yang dinyatakan lulus benar-benar memiliki kompetensi dasar yang solid dan daya saing tinggi. Hal ini sejalan dengan tuntutan dunia modern yang membutuhkan sumber daya manusia dengan kualitas terukur .

“Model Passing Grade ini kita desain bukan untuk mempersulit siswa, tetapi untuk memastikan mereka siap bersaing. Kita tetapkan standar kompetensi minimum yang harus dikuasai, sehingga ketika siswa lulus, mereka memiliki modal kepercayaan diri dan kapasitas intelektual yang diakui. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan mereka,” ujar Ustadz Robi di hadapan para guru.

Para peserta KKG yang terdiri dari guru berbagai mata pelajaran tampak antusias mengikuti pemaparan. Mereka tidak hanya menyimak, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai bagaimana mengadaptasi konsep passing grade ini ke dalam mata pelajaran masing-masing. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen SMA MBS Al Amin Religi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inovatif dan berorientasi pada hasil (outcome) .

Kepala SMA MBS Al Amin Religi menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan KKG seperti ini sangat krusial untuk menyamakan visi para pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan abad 21.

“Kami ingin lulusan SMA MBS Al Amin Religi tidak hanya unggul dalam nilai akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kompetensi yang diakui di tingkat nasional. Sharing session seperti ini adalah bukti nyata dedikasi para guru untuk terus belajar dan berinovasi,” pungkasnya. (s.to/red)

banner 336x280

Komentar

Berita Terbaru