Puluhan Guru Madrasah Bojonegoro Bergerak ke Jakarta, Suarakan Kesejahteraan dan Perlindungan Pendidik

Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia membawa aspirasi guru madrasah ke DPR RI dan KemenPAN-RB demi memperjuangkan kepastian kesejahteraan tenaga pendidik di daerah

banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Semangat perjuangan para guru madrasah di Kabupaten Bojonegoro kembali terlihat melalui langkah puluhan tenaga pendidik yang berangkat ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah pusat. Sebanyak 50 perwakilan guru yang tergabung dalam Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia bertolak menuju ibu kota pada Selasa (19/5/2026).

Rombongan yang mengusung nama “Guru Siaga” tersebut membawa sejumlah tuntutan terkait kesejahteraan, perlindungan hak, hingga regulasi tenaga pendidik madrasah yang dinilai masih membutuhkan perhatian lebih serius dari pemerintah pusat. Mereka dijadwalkan melakukan audiensi dengan DPR RI dan Kementerian PAN-RB.

banner 336x280

Keberangkatan para guru dilepas langsung oleh Abdulloh Umar di halaman Gedung DPRD Bojonegoro. Turut hadir dalam pelepasan tersebut anggota Komisi C DPRD Bojonegoro, Moch Choirul Anam, sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan para tenaga pendidik.

Ketua FGSNI Bojonegoro, Moh Burhanudin, menegaskan bahwa langkah menuju Jakarta bukan sekadar agenda simbolis, melainkan bentuk perjuangan nyata agar kesejahteraan guru madrasah tidak terabaikan di tengah besarnya program nasional pemerintah. Menurutnya, guru memiliki posisi strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia sehingga perhatian terhadap nasib tenaga pendidik harus menjadi prioritas.

“Kami ingin pemerintah pusat melihat langsung kondisi guru madrasah di daerah. Jangan sampai kesejahteraan guru justru terpinggirkan di tengah banyaknya program nasional yang menyerap anggaran besar,” ujarnya sebelum keberangkatan.

Sementara itu, Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar berharap aspirasi yang dibawa para guru dapat memperoleh respons positif dari pemerintah pusat. Ia menilai penyampaian aspirasi melalui jalur resmi dan konstitusional merupakan langkah yang patut diapresiasi. Usai doa bersama, rombongan guru madrasah tersebut langsung bertolak menuju Jakarta dengan harapan membawa pulang solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di daerah.(red)

banner 336x280

Komentar

Berita Terbaru