Unigoro Pimpin LLDIKTI VII Jatim, Enam Tim Mahasiswa Raih Pendanaan PKM 2026

Jadi kampus terbanyak meloloskan proposal, Universitas Bojonegoro fokus kawal mahasiswa menuju panggung nasional PIMNAS

Bojonegoro, Pendidikan1593 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Bojonegoro (Unigoro) di bidang riset dan pengabdian masyarakat. Kampus yang berada di Kabupaten Bojonegoro ini berhasil menjadi perguruan tinggi terbanyak di lingkungan LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur dalam perolehan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026 dengan total enam tim lolos.

Capaian tersebut menempatkan Unigoro sebagai satu-satunya perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI VII Jawa Timur yang mendominasi pendanaan PKM tahun ini. Program yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) RI itu merupakan ajang bergengsi untuk meningkatkan kualitas inovasi, riset, dan pengabdian mahasiswa di tingkat nasional.

banner 336x280

Kepala Biro Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unigoro, Erwanto, M.Si., menjelaskan bahwa enam tim penerima pendanaan berasal dari sejumlah program studi dengan fokus penelitian dan pengabdian yang beragam.

Tiga tim berasal dari Program Studi Kimia melalui skema riset eksakta (PKM-RE), yakni tim Heru Dwi Lestari, Eka Nazwa Salsabila, serta Regita Cahyaning D.C. Ketiganya dibimbing oleh dosen pembina M. Bakhru Thohir, S.Si., M.Sc.

Sementara itu, dua tim lainnya berasal dari Program Studi Teknik Sipil dengan skema yang sama, yakni tim Syifaátul Malihah dan Ahmad Qoirul Anam di bawah pendampingan Mrabawani Insan R., ST., M.P.W.K.

“Selain itu ada satu tim dari Program Studi Ekonomi Pembangunan yang lolos pada skema pengabdian masyarakat (PKM-PM), yaitu tim Dian Risa Saputri dengan pembimbing Elika Febrianti, SE., ME,” ujar Erwanto, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, capaian tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025, Unigoro hanya meloloskan tiga tim. Menariknya, salah satu tim yang sebelumnya berhasil melaju hingga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), kembali memperoleh pendanaan pada tahun ini.

“Total enam tim lolos pendanaan tahun ini. Ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya tiga tim. Bahkan ada satu tim yang sebelumnya lolos sampai PIMNAS, tahun ini kembali mendapat pendanaan,” terangnya.

Setiap tim memperoleh nominal pendanaan yang berbeda sesuai skema program. Untuk kategori pengabdian masyarakat (PKM-PM), pendanaan mencapai Rp 6,2 juta, sementara skema riset eksakta (PKM-RE) memperoleh hingga Rp 7,3 juta per tim.

Di balik capaian tersebut, Unigoro menerapkan proses seleksi internal yang ketat. Dari total 27 kelompok mahasiswa yang mendaftar PKM tahun ini, kampus melakukan kurasi proposal secara intensif sebelum dikirim ke tingkat nasional.

Kini, setelah pengumuman pendanaan diraih, fokus berikutnya adalah menyiapkan mahasiswa agar mampu bersaing menuju PIMNAS—ajang tertinggi kompetisi ilmiah mahasiswa di Indonesia.

“Goal akhir PKM bukan sekadar mendapatkan pendanaan. Seluruh kelompok harus bersaing untuk meraih tiket ke PIMNAS,” pungkas Erwanto.(red)

banner 336x280

Komentar