Perbakin Bojonegoro Gelar Turnamen Menembak, Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju Porprov

Diikuti 140 atlet dari berbagai daerah, kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus mengukur kesiapan atlet Bojonegoro menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur.

banner 468x60

Haklobojonegoro.id, BOJONEGORO – Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Bojonegoro menggelar turnamen menembak yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah. Kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Sekolah Model Terpadu Sukowati, Kecamatan Kapas, ini menjadi bagian dari upaya pembinaan prestasi sekaligus seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.

Turnamen secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, yang menyampaikan apresiasi atas konsistensi Perbakin dalam mencetak atlet berprestasi.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Tonny berharap cabang olahraga menembak mampu kembali memberikan kontribusi besar bagi kontingen Bojonegoro pada ajang Porprov tahun depan.

“Kami berharap pada Porprov tahun depan cabang olahraga menembak dapat kembali menambah perolehan medali untuk Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa prestasi atlet menembak Bojonegoro terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya dengan keberhasilan seorang atlet asal Bojonegoro yang dipercaya memperkuat kontingen Jawa Timur pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh. Selain itu, cabang olahraga menembak juga berhasil menyumbangkan medali emas bagi Bojonegoro pada Porprov Jawa Timur 2025 di Malang Raya.

“Prestasi itu menjadi motivasi agar pada Porprov yang akan datang di Surabaya, capaian medali bisa lebih meningkat lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Perbakin Kabupaten Bojonegoro, Budi Santoso, menjelaskan bahwa turnamen digelar selama dua hari, yakni Sabtu hingga Minggu (27–28 Juni 2026). Sebelum pertandingan dimulai, para peserta telah mengikuti sesi practice day atau pengenalan lapangan yang dilaksanakan sehari sebelumnya.

Menurutnya, kejuaraan kali ini diikuti sekitar 140 atlet, baik kategori senior maupun junior, yang berasal dari berbagai kota di Pulau Jawa. Bahkan sejumlah atlet dari Papua juga turut ambil bagian sehingga menambah kualitas persaingan dalam turnamen tersebut.

“Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari proses seleksi atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov Jawa Timur,” jelas Budi.

Melalui turnamen ini, Perbakin Bojonegoro berharap dapat menjaring atlet-atlet potensial sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding para penembak muda. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, cabang olahraga menembak diharapkan mampu terus melahirkan atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Bojonegoro di tingkat provinsi maupun nasional.(red)

banner 336x280

Komentar