Kecelakaan Beruntun Tiga Motor di Trucuk Bojonegoro, Satu Pengendara Tewas dan Dua Luka-Luka

Diduga hendak mendahului truk hingga melewati marka jalan, tabrakan beruntun melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya Bojonegoro–Jatirogo

Bojonegoro, Peristiwa1378 Dilihat
banner 468x60

Halobojonegoro.id, Bojonegoro – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya Bojonegoro–Jatirogo, tepatnya di wilayah Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua pengendara lainnya mengalami luka-luka.

Tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu masing-masing sepeda motor Honda Karisma bernomor polisi S 6198 BE, Yamaha Mio bernomor polisi S 2280 DH, dan Honda Revo bernomor polisi S 4921 ABK.

banner 336x280

Korban meninggal dunia diketahui berinisial S (41), pengendara Yamaha Mio asal Desa Selogabus, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Sementara dua korban lainnya, yakni D (19), pelajar asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, dan H.A. (37), warga Desa Ngunut, Kecamatan Dander, mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, menjelaskan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula saat Yamaha Mio melaju dari arah barat menuju timur.

“Pengendara Yamaha Mio diduga hendak mendahului sebuah truk dengan mengambil jalur kanan hingga melewati marka tengah jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Karisma sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar Ipda Septian.

Akibat benturan keras tersebut, Honda Karisma terpental ke badan jalan. Dalam waktu hampir bersamaan, Honda Revo yang melaju di belakang Honda Karisma dari arah yang sama tidak sempat menghindar karena jarak sudah terlalu dekat sehingga kembali menabrak Honda Karisma. Insiden itu pun berubah menjadi kecelakaan beruntun.

“Akibat kejadian tersebut, pengendara Yamaha Mio meninggal dunia di lokasi kejadian dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Bojonegoro. Sementara dua pengendara lainnya mengalami luka-luka,” tambahnya.

Selain menimbulkan korban jiwa dan korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada ketiga kendaraan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.

Usai menerima laporan, petugas Satlantas Polres Bojonegoro langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

Ipda Septian mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain.

“Kami mengingatkan kepada seluruh pengendara agar memastikan kondisi lalu lintas benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan di depan. Jangan memaksakan mendahului jika jarak pandang terbatas atau terdapat kendaraan dari arah berlawanan, karena hal tersebut sangat berisiko menimbulkan kecelakaan fatal,” pungkasnya.(red)

banner 336x280

Komentar